KatinganSlider

Puluhan Warga Dilatih Tanggulangi Karhutla

KASONGAN,GK – Sedikitnya 46 orang perwakilan dari 13 kecamatan se Kabupaten Katingan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) keterampilan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kasongan, Senin (30/10).
Kegiatan yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Katingan bertujuan, meningkatkan peran serta daya guna warga di wilayah kecamatan dalam merespon cepat terjadinya musibah kebakaran.
Simulasi penanggulangan Karhutla di pusatkan di lahan kosong bergambut di sekitar persimpangan Jalan DI Panjaitan dan Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kasongan Lama.
Pada saat itu, seluruh peserta diarahkan untuk menjalankan skenario gerak cepat dalam penanggulangan kebakaran. Dimulai dari kedatangan, persiapan peralatan dan perlengkapan diri hingga aksi pemadaman menggunakan mesin pompa air portabel. Para peserta juga dibekali pengetahuan serta wawasan terkait pemadaman api di lahan bergambut.
Kepala BPBD Katingan Icing menuturkan, tujuan kegiatan tersebut yakni guna meningkatkan kemampuan serta keterampilan anggota BPBD setempat, melalui pelatihan bersama masyarakat dalam menanggulangi Karhutla tahun 2017.
“Kami sengaja melibatkan masyarakat di kecamatan, karena mereka yang lebih menguasai medan serta lingkungannya masing-masing. Mereka diarahkan untuk merespon Karhutla secara cepat agar tidak makin membesar,” jelasnya.
Icing menyakini, pengendalian Karhutla bakal lebih efektif apabila tercipta kesiapsediaan dan pencegahan secara dini. Penanggulangan harus dilakukan secara cepat, tepat dan akurat.
“Tujuannya untuk mengurangi dan menekan dampak kerugian yang ditimbulkan bencana alam itu, baik dari sisi kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya,” kata Icing.
Adapun peserta berasal dari 13 kecamatan, yakni Katingan Kuala sebanyak 2 orang, Mendawai 2 orang, Kamipang 5 orang, Tasik Payawan 5 orang, Katingan Hilir 4 orang, Tewang Sangalang Garing 5 orang, Pulau Malan 3 orang, Katingan Tengah 4 orang, Sanaman Mantikei 2 orang, Petak Malai 2 orang, Marikit 2 orang, Katingan Hulu 2 orang, Bukit Raya 2 orang dan anggota BPBD Katingan sebanyak 6 orang.
“Narasumber penyuluhan tentang larangan Karhutla dan proses hukum berasal dari Polres Katingan. Sedangkan teknis peranan dalam penanggulangan Karhutla dari jajaran anggota TNI setempar,” katanya.
Sementara pengenalan teknis dan pengoperasian mesin serta peralatan pemadam kebakaran hingga simulasi Karhutla dipimpin jajaran anggota Damkar Katingan.
“Pelatihan ini sangat penting sebagai bekal masyarakat menanggulangi musibah kebakaran. Karena banyak hal termasuk teknik dan tips yang mereka belum tahu mengenai kebakaran.(BS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *