KatinganSlider

BUMDes Harus Jeli Menggali Unggulan Desa

KASONGAN,GK – Sedikitnya 131 desa di Katingan sudah terbentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) nya masing-masing. Agar progam tersebut dapat berjalan baik, maka pengelolanya harus jeli dalam menggali apa saja keunggulan desanya masing-masing. Sehingga dapat dijadikan peluang usaha dan memberikan kontribusi pendapatan bagi desa.
Anggota DPRD Katingan Yanle mengatakan, tujuan utama pembentukan BUMDes tidak lain untuk meningkatkan perekonomian desa hingga menciptakan perputaran uang masyarakat. Banyak bidang usaha yang dapat digeluti, namun harus memperhatikan pula potensi dan keberlangsungannya ke depan.
“Artinya jangan sampai mengelola usaha BUMDes yang tidak memiliki potensi yang jelas. Jadi sebelum membuka bidang usaha, pihak pengelola harus memperhatikan betul, apa saja hal yang bisa digarap di desa tersebut. Jangan asal seruduk tanpa melihat peluang,” ungkapnya, Kamis (9/11).
Contohnya, disuatu desa rata-rata penduduknya bekerja sebagai petani. Maka seyogianya BUMDes melirik hal itu sebagai potensi. Misal menampung hasil pertanian, menyediakan jasa penggilingan padi dan lain sebagainya.
“Contoh lain di wilayah Selatan adalah melimpahnya hasil perikanan. Seharusnya BUMDes bisa hadir sebagai solusi pemasaran hasil ikan itu. Karena selama ini masyarakat bingung mau jual kemana, di samping harga jual yang sangat murah,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Sekretaris Komisi I DPRD Katingan itu mengimbau, agar kehadiran BUMDes bisa menjadi jawaban masyarakat desanya masing-masing.
“Sehingga masyarakat kita tidak kesulitan dan malah merasa terbantu, baik di dalam pemasaran hasil usahanya maupun yang lain,” kata politikus Partai Gerindra.
Yanel menggambarkan, BUMDes di Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei saat ini tengah mengelola bidang usaha penyediaan air bersih bagi masyarakat. Menurutnya, pengelola BUMDes setempat tahu betul apa kebutuhan masyarakat yang cukup mendesak.
“Sehingga masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih bisa terbantu dengan keberadaan air bersih yang disediakan oleh BUMDes,” ujarnya.
Berkaca dari bidang usaha BUMDes Tumbang Manggu tersebut, maka dibutuhkan kejelian dalam melihat sebuah peluang yang sangat dibutuhkan masyarakat desa.
“Sebenarnya masih banyak lagi potensi, tapi dilakukan secara bertahap. Intinya ada berbagai macam yang bisa dilakukan BUMDes untuk masyarakat di desa. Kita berharap BUMDes ini dapat terus mengembangkan diri dengan tetap bersifat membantu masyarakat,” pungkasnya. (BS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *