KapuasSlider

Bupati Kapuas Kukuhkan Kokam,Hisbul Wathon Dan Furom Guru Muhammadiyah

KUALA KAPUAS,GK– Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengukuhkan pengurus Komando Kesiap Siagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Kwartir Daerah Pergerakan Kepanduan Hisbul Wathon (HW) dan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) bertempat di halaman sekolah Perguruan Muhammadiyah Jalan Barito, Sabtu (18/11) sore. Pengukuhan dilakukan setelah Bupati mendapat kehormatan sebagai Pembina Kokam ditandai dengan pemasangan jaket dan baret merah oleh Ketua PD Muhammadiyah Kapuas H Masrani.
Tampak hadir Ketua Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan HW Kalteng, Orhan, Waka Polres Kapuas, mewakili Komandan Kodim 1011/Klk dan undangan lainnya. Sebelum acara pengukuhan telah dilaksanakan Rakerda guna mengevaluasi pencapaian kerja sepanjang tahun 2017 serta merencanakan program prioritas Muhammadiyah tahun 2018.
Ketua panitia Dr H Suwarno Muriyat, melaporkan Rakerda diikuti 94 peserta dari perutusan Unsur PD Muhammadiyah Kapuas, Aisiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisiyah, 6 Pimpinan Cabang dan 2 Pimpinan Ranting se Kabupaten Kapuas. Rakerda yang berlangsung sejak pagi hingga petang itu diikuti pula Kokam, HW, Perguruan Tapak Suci, Kepala SD, SMP dan SMA Muhammadiyah serta Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah lainnya.
“Sepanjang tahun 2018 Muhammadiyah Kapuas dengan 8 majelis beserta seluruh ortomnya akan melaksanakan 32 program prioritas sebagai wujud amal ma’ruf nahi munkar, diantaranya pengajian rutin, pelatihan dan pembentukan korps mubaligh, penguatan manajemen pengelolaan masjid, sekolah dan panti asuhan, posyandu dan klinik. Selain itu penerbitan buletin setiap Jum’at, penataan aset dan ekonomi persyarikatan diantaranya pemasaran beras, selai nanas, singkong dan usaha kreatif warga melalui Badan Usaha Milik Muhammadiyah” lapor Suwarno
Hal senada disampaikan pula Ketua PD Muhammadiyah Kapuas Drs H Masrani menyatakan rasa terima kasihnya kepada Bupati Kapuas yang telah memberikan bantuan kepada organisasi yang dipimpinnya. “Bantuan dari Bapak Bupati Kapuas telah kami manfaatkan untuk dakwah ke cabang dan ranting serta pengembangan usaha Muhammadiyah bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Insyaallah bantuan dari Bapak tidak akan habis, justru akan semakin berkembang melalui usaha produktif ekonomi ummat dan amal usaha lainnya” ucap Masrani
Masrani yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas ini menegaskan secara organisatoris sejak pusat hingga ranting Muhammadiyah tidak berpolitik praktis, tetapi secara person merupakan pribadi yang bisa menilai dan menentukan pilihannya masing-masing.
“Siapapun Bupati Kapuas selama beliau menjalankan program demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat akan kami dukung tanpa pandang latar belakang suku, agama, ras dan golongan. Tetapi jika sebaliknya, Muhammadiyah tidak segan-segan untuk memberi kritikan, saran dan pendapat demi kemaslahatan ummat” ucap H Masrani
Sementara itu Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat secara pribadi dan atas nama Pemkab Kapuas mengucapkan selamat mengemban amanah organisasi baik sebagai anggota Kokam, HW maupun FGM, kerja nyata dinantikan demi Kabupaten Kapuas yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.
“Saya tahu Muhammadiyah sangat aktif menggerakkan seluruh amal usahanya diantaranya koperasi, panti asuhan demi kemaslahatan ummat. Dalam dunia pendidikan sejak TK/PAUD hingga perguruan tinggi tanpa pandang latar belakang agama dicerdaskan oleh Muhammadiyah, juga rumah sakit atau klinik kesehatan, siapapun yang datang berobat akan dilayani sampai sembuh,” ucap Ben Brahim.
Pemegang sertifikat Internasinal dari WIPO Genewa Swiss atas karya desain jembatan ini mengutarakan 2018 bagi masyarakat Kapuas adalah tahun kerja yang penuh dengan dinamika politik. “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas tanpa kecuali saudaraku Warga Muhammadiyah untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kapuas sesuai hati nurani masing-masing diakhir Juni 2018 mendatang.
Pilkada yang lalu tingkat partisipan pemilih Kapuas sangat rendah, harapan saya 2018 telah mencapai minimal 70 prosen. Adapun bantuan terhadap Muhammadiyah jika tahun ini hanya 100 juta, tahun depan akan saya tambah, juga mobil operasional Muhammadiyah dan Aisiyah akan direalisasikan” ucapnya
Diakhir sambutannya orang nomor satu di Kapuas yang terlihat sangat terpukau saat menyaksikan atraksi pencak silat Tapak Suci Muhamadiyah dan Kokam Kapuas mengajak masyarakatnya bersama menjaga persatuan, kesatuan dan perdamaian tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. “Hidup aman dan damai adalah dambaan kita semua sekaligus modal utama dalam memajukan kabupaten Kapuas yang sama-sama kita cintai,” tukasnya (Sogi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *