KapuasSlider

Ratusan Guru Ikuti Porseni PGRI Tahun 2017

KUALA KAPUAS,GK– Sebanyak 905 Guru yang berada di 16 Kecamatan se wilayah Kabupaten Kapuas mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) Kabupaten Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kapuas Tahun 2017 dalam rangka menyemarakan kegiatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke 72 PGRI Tahun 2017.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Kapuas Ir.Ben Brahim S Bahat MM MT, Rabu (22/11) siang di Stadion Olahraga Panunjung Tarung Kuala Kapuas. PORSENI dilaksanakan  selama 4 hari dari tanggal 22 sampai dengan penutupan pada tanggal 25 November 2017 yang mana akan diselenggarakannya pula Upacara Peringatan Hari Guru Nasional.
Adapun 14 cabang lomba yang diperlombakan yaitu Lomba Seleksi Guru Berdedikasi, Lomba Kreatifitas Pembelajaran, Lomba Seni Tari Tunggal, Seni Tari Beregu, Vocal Solo, Lomba Melukis, Seni Baca Al-Quran (Islam), Lomba Baca Alkitab Berbahasa Dayak Ngaju (Kristen), Lomba Baca Kitab Suci Weda Sloka Bhagavad Gita (Hindu), Lomba Senam PGRI, Pertandingan Bola Voli, Bulutangkis, Tenis Meja, Pertandingan Futsal.
Ben Brahim dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan berbahagianya karena melihat seluruh kontingen yang hadir dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kapuas yang mana semuanya dengan perbedaan penampilan dan warna yang luar biasa.
“Demikian pula di Kapuas saya harapkan walaupun kita berbeda-beda suku, agama, ras dan golongan, kita adalah bersaudara. Mari kita bersatu membangun Kapuas yang kita cintai ini,”ucapnya.
Kemudian, ia menekankan, guru merupakan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa karena menjadi tulang punggung, menjadi motivator dan menjadi motor penggerak bagi anak didik dan bagi generasi emas. “Di pundak Bapak dan Ibu lah anak-anak kita nantinya menjadi seorang yang berguna bagi bangsa dan negara secara khusus bagi Kabupaten Kapuas,” imbuhnya.
Ben pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri mulai dari pelosok sampai ke kota. Ia tetap meminta agar semua guru tetap melaksanakan tugas dengan tulus, ikhlas dan tetap semangat.
Dia mengatakan bahwa jumlah peserta kontingen tahun 2017 lebih banyak dibandingkan dengan tahun yang lalu. Hal itu menandakan para guru punya semangat untuk berolahraga dan berseni. “Dengan berolahraga akan didapat tubuh yang sehat dan pikiran yang sehat. Ini modal untuk kita mendidik anak-anak kita. Mari bersatu padu untuk mendidik anak-anak kita di Kabupaten Kapuas ini,”pungkasnya. (Hok)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *