KapuasSlider

KIM Mitra Dialog Permerintah dan Pemberdayaan Masyarakat

KUALA KAPUAS,GK – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat Jum’at (8/12) sore mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Selat bertempat di aula Kantor Camat Selat, sebelumnya dihari yang sama pagi harinya telah dikukuhkan pula KIM Kecamatan Kapuas Kuala di Lupak Dalam.

Ben Brahim dalam kesempatan itu kembali mengingatkan  tentang pentingnya organisasi binaan Diskominfo Kabupaten Kapuas. “KIM dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif, aktivitasnya juga menjadi mitra dialog pemerintah serta mengelola dan memanfaatkan informasi agar memberi nilai tambah serta pemberdayaan masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup” pinta Ben

Suami dari Ary Egahni ini bertekad akan mengukuhkan secara langsung 17 KIM Kecamatan se Kabupaten Kapuas. “Hingga saat ini saya telah mengukuhkan sebanyak 8 dari 17 KIM Kecamatan. Saya yakin dalam era keterbukaan informasi publik, masyarakat sudah semakin pandai dalam menerima, memanfaatkan bahkan menolak informasi” tegas Ben

Selaku Ketua Dewan Pembina KIM dan Karang Taruna Kabupaten Kapuas dihadapan ratuan Perngurus KIM dan Karang Taruna se Kecamatan Selat, Ben Brahim meminta agar masyarakat Kapuas tidak mudah terhasut informasi yang menyesatkan. “Tahun 2018 kita melakukan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas, sudah tentu kontelasi politik akan meningkat.

KIM harus mampu memberikan informasi yang benar agar masyarakat semakin berbondong-bondong mendatangi TPS dan memberikan hak pilihnya dalam berdemokrasi. Pilihlah pemimpin sesuai hati dan nurani masing-masing dan jangan karena berbeda pilihan kita terpecah belah. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan tanpa memandang suku, agama, ras dan keturunan” pinta Ben

Sementara itu, Suwarno Muriyat Sekretaris Diskominfo Kabupaten Kapuas menyatakan hampir seluruh Kecamatan telah dibentuk KIM dan siap dikukuhkan. “Kelanjutan dari pembentukannya adalah pelatihan managemen pengelolaan KIM, insyaalah dilaksanakan awal tahun depan sehingga mitra kerja kami itu semakin memahami fungsi, tanggungjawab bahkan mampu membentuk dan memberdayakan KIM ditingkat Desa/Kelurahan” pungkas Suwarno (hms/fgk-sogi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *