KatinganSlider

Pencarian Dua ABK Hilang Dihentikan

KASONGAN – Tim gabungan resmi memberhentikan proses pencarian nahkoda dan anak buah Kapal Motor (KM) Kalimas Jaya GT 04 yang diduga hilang sejak Rabu (29/11) lalu. Peristiwa nahas tersebut berada di Teluk Sekonyer atau sekitar lima mil dari pesisir pantai Kelurahan Pegatan Kecamatan Katingan Kuala.

Kapolres AKBP Ivan Adhityas Nugraha melalui Kapolsek Katingan Kuala Iptu Muhammad Noor mengatakan, proses pencarian kedua korban resmi diberhentikan sejak Sabtu (9/12) kemarin. Menurutnya, upaya pencarian korban sebelumnya sudah dilaksanakan selama 11 hari berturut-turut. Apa dikata, tim gabungan belum kunjung menemukan petunjuk maupun keberadaan kedua korban.

“Korban yaitu nahkoda kapal bernama Hadrim (36) dan Muhammad Ramadhan (20). Mereka warga Pegatan Hulu Kecamatan Katingan Kuala. Kejadiannya sekitar dua pekan lalu, pencariannya sudah diberhentikan oleh tim,” ungkapnya, Senin (11/12).

Menurutnya, keputusan untuk hentikan proses pencarian sudah disampaikan kepada pihak keluarga korban masing-masing. Secara umum, mereka menerima dan memahami keputusan sulit tersebut.

“Pihak keluarga menyampaikan kepada kami bahwa mereka sudah mengikhlaskan hilangnya kedua korban tersebut,” imbuhnya.

Kendati demikian, katanya, pihak keluarga korban tetap berpikiran positif dan menganggap keduanya masih hidup hingga saat ini. Sehingga mereka berupaya untuk terus melakukan pencarian secara swadaya hingga menemukan fisik kedua korban.

“Sampai hari ini mereka (keluarga korban, Red) masih melakukan pencarian dengan berbagai upaya, salah satunya mencari informasi masyarakat di beberapa desa sekitar Kecamatan Katingan Kuala,” jelasnya.

Kepolisian tidak bisa melarang keputusan pihak keluarga tersebut untuk terus mencari korban hingga ketemu. Namun dirinya berpesan, agar masyarakat yang terlibat melakukan pencarian lebih mengutamakan kesehatan maupun keselamatan masing-masing.

“Kami cuma bisa mengimbau saja, jangan sampai malah menjadi korban susulan. Apalagi kondisi cuaca saat ini belum menentu, gelombang dan angin laut masih cukup kencang,” pesannya.

Kapolsek Katingan Kuala M Noor menerangkan, pada saat kejadian KM Kalimas tersebut mengangkut material bangunan seperti ratusan sak semen, besi bangunan, bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji, batu pecah (sejenis batu kerikil), dan bahan bangunan lainnya.

“Mendekati pantai Pagatan tepatnya di Teluk Sekonyer, tiba-tiba cuaca memburuk dan ombaknya diperkirakan setinggi dua meter lebih. Kemungkinan membuat kapal itu karam diterjang ombak,” jelasnya.

Dirinya sedikit menyayangkan, sebab petaka tersebut baru dilaporkan pihak keluarga dua hari pascakejadian atau Jumat (1/12) lalu.

“Seandainya kecelakaan itu segera dilaporkan setelah kejadian, maka pencarian mungkin sedikit lebih mudah. Karena prakiraan radius kedua korban terseret arus bisa lebih besar,” pungkasnya. (BS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *