KatinganSlider

Serahkan DIPA/DPA, Bupati Tegaskan Delapan Poin Penting

KASONGAN,GK – Bupati Sakariyas secara resmi menyerahkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun 2018 kepada kepala satuan kerja/instansi vertikal, dan kepala SOPD lingkup Pemkab Katingan, Senin (18/12).

Dalam pidatonya Sakariya mengatakan, sehubungan dengan penyerahan DlPA/DPA tahun anggaran 2018 ini, maka ada beberapa hal yang penting sampaikan dan menjadi perhatian sesuai arahan presiden Joko Widodo dan amanat Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

“Yang pertama yakni menyederhanakan segala urusan dengan pemerintah atau birokrasi, sebab orientasinya adalah hasil bukan pada prosedur. Hal ini menjadi poin pertama yang perlu kita perhatikan bersama-sama,” ungkapnya.

Kedua, yakni selalu berkoordinasi dan memperkuat sinkronisasi, keterpaduan, serta sinergi antar kegiatan baik yang didanai dari APBN, APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota hingga Dana Desa.

“Pesan yang tiga adalah pentingnya perencanaan dan penggunaan anggaran yang fokus pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bolelanja Publik harus terus ditingkatkan, mulai dari belanja pendidikan, kesehatan, Dana Desa hingga infrastruktur,” jelasnya.

Kemudian yang keempat, yaitu pelaksanaan program kegiatan yang terstruktur dan tidak menumpuk pada waktu tartentu. Hal ini  penting karena menyangkut peredaran uang, pertumbuhan ekonomi serta inflasi.

“Kelima yaitu Perda APBD harus disahkan tepat waktu untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan serta menghindari penumpukan anggaran di akhir tahun,” sebutnya.

Kemudian efisiensi dalam penggunaan anggaran, termasuk belanja operasional dan belanja pendukung. Lalu Dana Desa dilaksanakan secara swakelola melalui program padat karya di setiap daerah. Bupati/wali kota agar memberikan pengarahan kepada jajaran terkait hal ini.

“Harus fokus bekerja, terus meningkatkan koordinasi diseluruh jajaran, melibatkan sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur, menciptakan iklim investasi yang
kondusif, serta kemudahan berusaha agar ekonomi tetap tumbuh,” jelasnya.

Sakariyas mengajak, seluruh jajaran di pemerintahannya agar bersama-sama meningkatkan budaya inovasi, budaya disiplin, dan budaya bersih dengan kerja keras, kerja iklas dan kerja tuntas.

“Harapannya agar kita semua mampu menjawab tantangan pasar global dan memiliki daya saing di tengah-tengah gempuran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini,” pungkasnya. (BS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *