HeadlineKalimantan Tengah

Dunia Pariwisata Kalteng Dinilai Mati Suri

PALANGKA RAYA,GK – Langkah nyata untuk menunjang pengembangan pariwisata di Kalteng, salah satunya melalui jalur pendidikan. Di Kalteng, sangat disayangkan sekolah pariwisata masih belum dioptimalkan. Saat ini, di sejumlah sekolah kejuruan, memang telah tersedia jurusan pariwisata, namun disayangkan pengembangannya masih belum dimaksimalkan untuk dikembangkan.

Pengamat masalah pariwisata, Lely H Tundang SS mengkritisi hal tersebut. Saat ini, pengembangan dunia pariwisata harus ditunjang dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.

“Saya memberikan masukan kepada pemerintah daerah, melalui Dinas Pendidikan setempat, hendaknya memperhatikan permasalahan tersebut. Selain itu, potensi yang dimiliki Kalteng, dalam dunia pariwisata masih banyak yang dapat dikembangkan, namun disayangkan upaya yang dilakukan dinilai masih kurang dan tidak tepat,” kata Lely H Tundang, Kamis (15/02) siang.

Mahasiswa program pasca sarjana Universitas Sahid Jakarta, jurusan Magister Managemen program studi pariwisata ini juga menyarankan, pemerintah daerah hendaknya dapat memikirkan hal tersebut, namun harus didukung pula dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan SDM nya, misalnya melalui jalur pendidikan khusus, dalam bidang pariwisata.

“Selain itu, diharapkan melalui pengembangan dunia pariwisata disertai sdmnya, dapat menjadi salah satu  upaya untuk meningkatkan PAD di daerah. Jadi, terkait hal ini diperlukan sebuah sinergitas, antar pihak pemerintah daerah dan pihak ketiga,” ujar Lely H Tundang.

Pemerhati sekaligus sebagai Managing Direktur ELHATOUR Indonesia  PT Elha Travelindo Tour and Travel ini. Dirinya mengutarakan, pendidikan dalam dunia pariwisata menjadi hal penting dilakukan, sebagai upaya pengembangan dunia pariwisata di Kalteng.

“Ketika pendidikan bidang pariwisata telah berjalan secara optimal , maka berimbas pada tersedianya sdm bidang pariwisata yang mumpuni. Saya mencontohkan, di sejumlah daerah tujuan wisata, seperti Jogjakarta, Bali dan sejumlah kota besar lainnya, pelayanan mulai dari bandara, sudah disambut dengan baik,” ungkap Lely H Tundang, saat berada di Tera Rooftop Cafe, Jalan Mangku Rambang No 22, Kota Palangka Raya.

Saat dalam keadaan santainya, duduk di Cafe Tera Rooftop Cafe, Dia juga mengharapkan agar pemda melalui Dinas Pendidikan di daerah, dapat lebih meningkatkan program pengembangan dunia pariwisata. Pengembangan dunia pendidikan di Kalteng dinilai ‘Mati Suri’ dan hal ini perlu ditingkatkan. Pemda dapat menindaklanjuti hal tersebut, dengan meningkatkan dan lebih memperhatikan pendidikan dalam bidang pariwisata.

“Hal ini menjadi tanggungjawab bersama yang melibatkan multi stakeholder, terutama pemda, pelaku usaha dan masyarakat Kalteng. Saya meyakini, ketika sdm bidang pariwisata tersedia, maka dunia pariwisata akan ikut berkembang dan berimbas pada peningkatan PAD Kalteng,” tutup Lely H Tundang. (Sog/dy/BK)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *