Gunung MasHeadline

Menderita Lumpuh 10 Tahun Lebih, Istowan Keterbatasan Biaya

Perlu Perhatian Dari Dinas Terkait,Diharapakan Informasi ini menjadi langkah awal untuk mendapatkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas agar dapat memberikan solusi atau saluran bantuan untuk biaya pengobatan kepada Keluarga Asistowan

KUALA KURUN, GERAKKALTENG.COM
Karena keterbatasan biaya berobat, Selama sepuluh (10) tahun lebih, Asistowan (60) menderita sakit lumpuh, hanya bisa dipapah oleh suaminya.

Ibu rumah tangga ini, sudah sekian tahun berobat, namun belum juga sembuh. Segala harta benda sudah habis terjual, bahkan bantuan untuk keluarga miskin pun sudah tak berlaku lagi. Kini hidupnya hanya tergantung dengan pendapatan suami yang hanya buruh di perusahaan sawit jadi tukang tebas dan penyemprot rumput.

Ibu lima anak yang tinggal di jalan Diponegoro, tepatnya di komplek Gg.Delima Kota Kuala Kurun ini, sangat mengharapkan bantuan uluran tangan dari pemerintah daerah Gumas.

Menurut suaminya, Laut Naga
istrinya menderita Lumpuh/strok selama 10 tahun lebih, dan belum mendapatkan tindakan medis lanjutan dikarenakan keterbatasan biaya.

Menurut informasi, istrinya dinyatakan lumpuh total dan alokasi biaya kesehatan dari Dinas Kesehatan Pemkab Gumas dinyatakan habis, sisa biaya pengobatan harus ditanggung sendiri (swadaya).

Sudah banyak upaya yang dilakukan keluarga, tapi semuanya masih tidak mendapatkan kesembuhan dan tidak cukup untuk menutupi kekurangan biaya pengobatan, ujarnya.

Saat ini, Laut Nagan dan Istrinya yang sedang sakit hanya tinggal di rumah gubuk yang sangat terbatas dan memperihatinkan dengan kondisi kekurangan dan keterbatasan.

Nampak, Asitowan sangat menderita dengan sakit yang dideritanya sehingga membuat dia terbeban berat, dan merasa tidak semangat lagi.

Informasi ini diharapkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas agar dapat memberikan solusi atau saluran bantuan untuk biaya pengobatan kepada Keluarga Asistowan. (Hri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *