DPRD Kotawaringin Timur

Akses Dua Desa Nyaris Putus, Warga Terpaksa Gunakan Rakit 

SAMPIT,GERAKKALTENG.COM- Warga Desa Palangan dan Desa Kanyala,Kecamatan Kota Besi, terpaksa menggunakan rakit sebagai alat bantu transportasi menuju jalan darat akibat misibah banjir yang sampai saat ini terjadi di desa-desa setempat.

Alexius Esliter, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim,  yang saat ini memantau langsung dilapangan, menegaskan, sejauh ini akses jalan di beberapa desa satu hamparan terkendala akibat musibah banjir tersebut.

“Hujan sejak beberapa hari ini mengakibatkan meluapnya sungai kenyala, kedalaman air sudah melebihi lutut orang dewasa, sebagian masyarakat terpaksa meggunakan rakit, untuk penyebrangan kendaraan,” Ujar Alex, Senin (21/5) tadi siang.

Alexius juga menjelaskan akses transportasi satu-satunya berjarak hanya sekitar 800 meter itu tidak bisa gunakan lantaran musibah banjir ini.

“Akses lintas yang sebelumnya hanya 800 meter itu tidak bisa di manfaatkan akibat banjir ini, warga terpaksa melintasi jalan lain berjarak 30 kilo meter supaya lepas dari banjir, karena tidak ada pilihan jalan lain,” Tutupnya.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *