Katingan

Poster Ilegal Paslon Menjamur, Tim Gabungan Kewalahan

KASONGAN,GERAKKALTENG.COM – Kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Katingan sempat dipertanyakan, lantaran operasi penertiban poster ilegal milik oknum paslon bupati dan wakil bupati Katingan terkesan tidak dilakukan secara merata dan menyeluruh. Sehingga alat peraga kampanye (APK) tersebut kerap ditemukan masyarakat masih berdiri tegap di sudut-sudut keramaian.

Ketua Panwaslu Katingan Yosafat Ericktovia Kawung angkat bicara sekaligus menanggapi tudingan tersebut. Menurutnya, operasi penertiban poster ilegal tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat. Mengingat wilayah sebaran dan letak geografis Kabupaten Katingan yang begitu luas.

“Terkesan tidak menyeluruh mungkin karena penertiban tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu atau dua hari saja. Sebab penyebaran poster-poster itu hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Katingan,” ungkapnya, Rabu (2/5).

Di satu sisi, operasi penertiban APK ilegal tersebut bukan semata-mata otoritas lembaganya selaku pengawas pemilu, melainkan tanggungjawab bersama antara KPU selaku penyelenggara dan Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan.

“Oleh sebab itu perlu adanya sinergitas antar pihak-pihak terkait lainnya. Andai saja dalam aturannya Panwaslu diberikan kewenangan mutlak untuk melakulan penertiban tanpa melibatkan pihak lain, maka ceritanya akan berbeda,” tegasnya.

Kendati demikian, dirinya mengimbau agar masyarakat Katingan tidak perlu meresahkan hal tersebut. Sebab, hingga saat ini tim gabungan sedang menjalankan fungsinya.

“Justru bantulah petugas kita di lapangan dengan cara menginformasikan, dimana saja letak poster-poster ilegal yang masih belum ditertibkan itu. Sehingga meminimalisasi terjadinya ketertinggalan poster yang seharusnya ditertibkan itu,”

Berdasarkan laporan, sebutnya, operasi penertiban sudab dilaksanakan di sejumlah kecamatan, seperti Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing, Pulau Malan, Katingan Tengah, Marikit, dan kecamatan lain.

“Saya kira masyarakat juga perlu tahu bahwa beberapa kecamatan sudah mulai menertibkan. Terbaru Kecamatan Marikit sudah mulai bergerak, dan begitu selanjutnya di kecamatan lain,” pungkasnya. (BS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *