DPRD Kota Palangka Raya

Palangka Raya Harus Bisa Beri Contoh Suksesi Pilkada

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM -Pelaksanakan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya pada Pilkada serentak tahun 2018,sudah mendekati hari H  tanggal 27 Juni 2018 ini.

Menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto, pun kembali mengingatkan agar pelaksanaan pilkada tahun in, utamanya di “Kota Cantik: Palangka Raya dapat berjalan aman dan damai.

“Saya melihat sebagai fenomena, dimana pilkada di Kota Palangka Raya, hampir 70 persen objektif. Masyarakat akan memilih yang terbaik, memilih berdasarkan penilaian dirinya. Bukan atas dorongan uang, faktor saudara, suku dan lain-lain,”ungkapnya,Kamis $21/6/2018).

Menurut Sigit, sudah keharusan masyarakat memilih pemimpin sesuai dengan asas langsung, umum, bebas dan rahasia.

“Azas Luber itu harus benar-benar dijalankan,”ujarnya lagi.

Legislatro PDI Perjuangan Kota Palangka Raya ini juga mengharapkan kepada seluruh kandidat agar tidak menggunakan politik praktis atau yang bernuansa sara dalam pilkada kali ini.
” Merupakan suatu kemunduran jika masyarakat mudah terprovokasi oleh isu-isu sara didalam pesta demokrasi kali ini,” tuturnya.

Kata Sigit, partisipasi masyarakat Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya tentunya, dalam setiap pelaksanaan demokrasi telah berjalan baik.
Terbukti dari pemilu-pemilu yang telah dilaksanakan sebelumnya. masyarakat dapat mengunakan hak pilih dengan baik.

“Hal itu juga harus dilakukan pada pilkada tahun ini, agar bisa memilih kandidat yang terbaik untuk memimpin kota Palangka Raya dalam rentang waktu 5 tahun kedepan,cetusnya lagi.

Hal yang juga turut menjadi perhatian Sigit adalah konsep saat pencoblosan yang akan dilaksanakan nanti. Ia berharap dalam kegiatan pencoblosan nanti para panitia penyelenggara dapat menciptakan suasana pemilihan yang nyaman dan tidak tegang, misalnya dengan konsep “Pemilu Wisata”.

Hal tersebut menurut Sigit akan mampu menjadi pembelajaran bagi masyarakat, bahwa pesta demokrasi di sini adalah pemilihan umum yang bernuansa cinta kasih dan damai.

“Bila hal tersebut mampu dilaksanakan dengan baik tentu saja Kota Palangka Raya akan bisa menjadi contoh bagi Indonesia, bahkan dunia, kalau Palangka Raya adalah kota dengan penyelenggaraan pemilihan umum yang terbaik,”pungkasnya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *