Kalimantan TengahKalteng BarigasKalteng BerkahPalangka Raya

Hidrochepalus Butuh Uluran Tangan Dermawan

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM – Sedih dan “menyata hati” mungkin perasaan inilah yang dirasakan oleh kedua orangtua dari bayi ini, pasalnya anaknya yang baru berusia 5 bulan mengalami pembesaran di bagian kepala atau terserang penyakit Hidrochepalus.

Hanya Tuhan Yang Maha Kuasalah yang mampu menyembuhkan anak ini, tentunya melalui uluran tangan para dermawan agar anak tersebut secepatnya mendapat perawatan intensif dari tim medis.

Kabid Diklit Pengembangan SDM dan Humas, RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, pagi hari sekitar pukul 6.45 WIB, saat meninjau asrama RSUD dr. Doris Sylvanus, pandangan saya tertuju pada seorang bayi yg tidur di lantai lobby asrama.

Keluarga ini baru tiba dari Kumai, Pangkalan Bun hari Kamis. Saya melihat bayi tersebut dengan pembesaran di bagian kepala atau ( Hidrochepalus ).

Menurut informasi dari orangtua bayi, M Noor yang keseharianya bekerja sebagai buruh serabutan, berjuang dari daerah untuk mendapatkan pertolongan medis di RSUD dr. Doris Sylvanus (RSDS), namun karena belum dapat kamar penginapan dan keterbatasan secara ekonomi, ia bersama istri dan anaknya rela tidur di lobby asrama, ujarnya.

Setelah dilakukan pengaturan kamar, lanjut Theodorus, keluarga beliau mendapatkan satu kamar di asrama RSDS, walau harus berlima ( kedua orang tua dan ketiga anaknya ).

“Pak M Noor ini mengharapkan adanya uluran tangan kita semua untuk membantu selama pengobatan anaknya,” tutur dengan nada prihatin.

Menurutnya, bapak dari bayi tersebut bersedia untuk dipublikasi di media untuk mendapatkan bantuan yang diharapkan.

Semoga para dermawan terketuk hatinya untuk membantu saudara kita ini.

“Donasi dapat diberikan langsung ke orangtua bayi (M Noor) yang tinggal di asrama RSUD dr. Doris Sylvanus, atau bisa langsung membantu melalui Rekening BRI :
2168-01-005725-50-8 atas nama Romanus Romas, dia adalah seorang Pastur yang bersedia rekeningnya
untuk menghimpun dana kemanusiaan,” terangnya. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *