Kalimantan TengahPalangka Raya

Perputaran Uang Juni 2018 Meningkat 61,12 Persen

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM – Total perputaran uang di Kalimantan Tengah pada bulan Jun 2018 mengalami peningkatan. Total perputaran uang yang melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia pada bulan Juni 2018 mencapai Rp2.601,19 miliar atau meningkat sebesar 61,12% (mtm) dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Perputaran Uang Total Outflow pada bulan Juni 2018 tercatat sebesar Rp1.894,72 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 31,64% (mtm) dibandingkan arus keluar uang kartal pada bulan sebelumnya.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Wuryanto didampingi Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Setian,
dan Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern, Devy Ika Puspitosari dalam acara siaran pers di rumah makan Kampung Lauk, Kamis (5/7/2018)

Dijelaskan lebih lanjut, dari total outflow di bulan Juni 2018, sebesar Rp622,50 miliar digunakan untuk kegiatan kas titipan atau mencapai pangsa 32,85% dari total outflow peredaran uang disalurkan kepada Kas Titipan yang berada diluar Kota Palangka Raya.

Sejalan dengan hal tersebut, total Inflow uang pada bulan Juni 2018 sebesar Rp 706,45 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 303,38% (mtm) dibandingkan dengan arus masuk uang kartal pada bulan sebelumnya.

Terjadinya peningkatan arus uang masuk dan meningkatnya uang keluar dari KpwBI Prov. Kalimantan Tengah menyebabkan terjadinya peningkatan net outflow menjadi sebesar Rp4,04 triliun sepanjang tahun 2018. Kondisi meningkatnya arus keluar terjadi selama periode sebelum lebaran sedangkan peningkatan arus masuk terjadi pasca lebaran dimana kedua periode tersebut jatuh pada bulan Juni 2018, ungkapnya.

Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern, Devy Ika Puspitosari menambahkan, pada Juni 2018, Kalimantan Tengah berada pada kondisi net outflow sebesar Rp1.188,25 miliar, atau sedikit lebih rendah dibandingkan bulan Mei 2018 tercatat net outflow sebesar Rp1.264,18 miliar. Kondisi net outflow yang sedikit mengalami penurunan terjadi atas adanya efek arus masuk pasca lebaran yang terjadi pada 2 minggu terakhir bulan Juni 2018.

Sejalan dengan meningkatnya total inflow uang kartal, jumlah Uang Tidak Layak Edar (UTLE) yang masuk ke KPw Provinsi Kalimantan Tengah pada bulan Juni 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 22,26% (mtm) dibandingkan bulan Mei 2018, terangnya.

Terkait uang palsu, lanjut Devy, temuan Uang Palsu pada bulan Juni 2018, terdapat 2 bilyet uang palsu yang ditemukan di Kalimantan Tengah.

Secara total sampai dengan bulan Juni 2018 telah ditemukan sebanyak 24 bilyet uang palsu dengan rincian 22 lembar nominal pecahan Rp100,000 dan 2 lembar nominal pecahan Rp50.000. (wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *