HeadlinePalangka Raya

Berbahaya, Lubang Jalan Rajawali Dibiarkan Menganga

PALANGKA RAYA,GERAKKALTENG.COM -Meskipun sudah berlangsung sekian bulan menganga, beberapa lubang yang bisa membahayakan sejumlah pengguna jalan di ruas Jalan Rajawali, Kota Palangka Raya dibiarkan begitu saja. Bahkan, di beberapa titik lubang tersebut kian hari bertambah besar.
“Sejumlah ruas jalan yang berada di Kota Palangka Raya ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun, hingga saat ini belum ada perhatian sama sekali dari pihak terkait. Padahal ini cukup berbahaya bagi masyarakat pengguna jalan,” kata Armanda (36) salah satu pengguna jalan di ruas Jalan Rajawali, Rabu (15/8).
Menurutnya, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama Untuk itu ia meminta kepada pemerintah untuk tidak tutup mata dengan persoalan tersebut.
Dengan kondisi infrastruktur yang rusak ini, hampir setiap hari pengendara yang melintasi jalan tersebut harus berhati-hati menghindari lubang yang mengancam keselamatan pengendara yang melintas. Terlebih lagi pada malam hari, penerangan yang kurang dapat menyebabkan pengguna jalan terjatuh di lubang yang cukup dalam ini.
“Yang kita khawatirkan itu jika turun hujan, maka lubang di sejumlah titik kerusakan itu tidak tampak akibat genangan air. Ini tentu saja sangat membahayakan bagi pengguna jalan,” katanya.
Senada dengan itu, Rustam (47) yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengaku prihatin dengan tidak adanya kepedulian seluruh pihak atas kerusakan jalan ini.
“Seharusnya ini menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Terlebih lagi beberapa kerusakan itu berada persis di depan toko atau ruko yang menjadi tempat usaha masyarakat. Bagaimana orang mau berbelanja jika jalan masuk ke arah tokonya saja dibiarkan rusak begitu saja,” kata Rustam.
Sejumlah titik di ruas Jalan Rajawali yang mengalami kerusakan tampak terlihat di beberapa lokasi, mulai dari perempatan lampu merah Jalan Tingang, km 4, km 5, km 7 hingga km 8 pertemuan antara Jalan Rajawali Ujung dan Jalan Mahir Mahar. IR

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *