DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Pembangunan Sudah Bagus, Tinggal Perhatikan Desa Terisolir

SAMPIT, Gerakkalteng.com- Menapaki langkah kerja dari program pemerintahan Sahati sampai pada jilid II yang mana masih berjalan sampai saat ini, Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT termasuk memberikan nilak plus.

Namun dari semua penilaian yang diberikannya, ada beberapa kendala yang memang dihadapi oleh pemerintahan Supian Hadi dan Taufiq Mukri menjadi PR tersendiri bagi pihak dewan. Selain terbentur status kawasan, pembangunan selama ini dinilai masih terpusat di wilayah perkotaan saja.

“Akses itu yang paling utama dalam menentukan maju atau tidaknya suatu wilayah, termasuk desa, kalau tidak ada akses artinya desa itu akan mati suri, ini yang perlu diperbaiki oleh pemerintah kita, selama ini pembangunan sudah baik, hanya saja pokusnya dj wilayah perkotaan,” Ujarnya Selasa (7/8).

Ketua DPD partai Golkar Kotim ini mengakui selama ini wilayah utara Kotawaringin Timur masih menjadi momok bagi daerah ini, mengingat selain luasnya wilayah juga status kawasan menjadi soal sulitnya mengembangkan pembangunan.

“Nah jadi pada intinya, pemerintahan kita harus pokus dalam menangani masalah status kawasan ini, kita bersyukur juga ada program TORA dari kementerian beberapa waktu lalu, dengan demikian tidak ada alasan untuk tidak mengembangkan wilayah utara tersebut,” Lanjutnya.

Menurut Supriadi, Wilayah Utara masih banyak desa yang masuk dalam kategori tertinggal lantaran beberapa persoalan, yakni, akses lalu lintas, listrik, dan falsilitas lainnya.

“Selatan juga yang sudah kita anggap maju, masih sering terjadi masalah, baik itu masalah fasilitas medis,sampai pada sekolah, apalagi wilayah utara yang sebagian besarnya akses sulit, jelas tidak akan bisa maju kalau dibiarkan seperti ini terus,” Tutupnya.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *