Barito TimurDPRD Barito Timur

Targetkan Tiga Raperda Segera Rampung

Bupati Ampera AY Mebas didampingi Wabup H Habib Abdul Saleh saat menyerahkan draf tiga Raperda kepada ketua DPRD Bartim Broelalano.

TAMIANG LAYANG,Gerakkalteng.com – DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim) bakal menggodok tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kabupupaten (Pemkab) Bartim. Tiga buah Raperda tersebut, ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.
Ketua DPRD Kabupaten Bartim Broelalano mengatakan, sesuai tugas dan fungsinya, Dewan secara kelembagaan selalu siap dalam melaksanakan tugas dan kewajiban pada tiap agenda daerah. Terutama pembuatan peraturan daerah yang dibutuhkan daerah untuk kemajuan pembangunan.
“Ditargetkan pada Bulan Maret, tiga Raperda tersebut akan selesai,” kata Broelalano kepada awak media.
Broelalano juga menjelaskankan, setelah sidang paripurna II masa sidang I tahun 2019, dengan agenda penyampaian penjelasan kepala daerah terkait pengajuan tiga buah Raperda. Ketiga Raperda tersebut sangat penting untuk ditindaklanjuti dewan karena telah diamanatkan dalam Undang-Undang.
“Pembuatan Perda juga menjadi keharusan bagi Pemerintah Daerah dalam hal ini adalah eksekutif dan legislatif oleh Pemerintah Pusat,”timpalnya.
Selain itu, politisi PDIP ini mengatakan, terkait Perda tentang e-Goverment memang sangat diperlukan untuk efektifitas dan efesiensi pelayanan publik. Dimana e-Goverment merupakan perwujudan dalam reformasi pelayanan yang berbasis penggunaan informasi dan teknologi komunikasi. Prinsipnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dari lembaga pemerintah kepada masyarakat melalui sistem layanan online.
“Manfaatnya, masyarakat bisa langsung mengakses. Hal ini bisa menciptakan pemangkasan biaya dan waktu, serta meminimalisir kemungkinan terjadinya praktik korupsi dalam pelayanan publik, “ungkapnya.
Broelalano juga menyinggung Raperda tentang perlindungan anak dan perempuan dan Raperda tentang kabupaten layak anak, yang menurutnya juga sama pentingnya.. Dimana, bertujuan agar anak dan perempuan bisa mendapatkan perlindungan yang layak.
“Sehingga Kabupaten Bartim bisa mewujudkan kabupaten yang layak anak, serta bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,”tandasnya. (Vri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *