DPRD Gunung MasGunung MasHeadlinePolitik

Ketua PKPI Gumas Sesalkan Pemberitaan ‘Tiga Parpol Dicoret’

"Saya keberatan karena dalam pemberitaan itu tidak menjelaskan secara detail, menyebutkan daerah atau kabupaten mana yang ketiga partai itu dicoret. Berita semacam ini rawan dipolitisasi oleh lawan politik. Jujur saya merasa sangat keberatan," ungkapnya, Sabtu (23/3/2019) malam.

KECEWA : Ketua PKPI Kabupaten Gunung Mas, Heri A. Junas ketika menyampaikan kekecewaannya terhadap pemberitaan tiga partai politik dicoret oleh salah satu media di Kalteng, Minggu (23/3/2019).

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Pemberitaan berjudul ‘Tiga Parpol Dicoret’ disalah satu media besar di Kalimantan Tengah edisi Sabtu (23/3/2019) membuat gusar para calon legislatif hingga partai politik. Pasalnya, dalam pemberitaan itu tidak mencantumkan kabupaten mana saja yang ketiga partainya dicoret.

Ketua DPC PKPI Gunung Mas, Heri A. Junas mengaku kecewa dengan pemberitaan yang terkesan menyudutkan dan tidak berimbang tersebut. Berita itu bahkan berdampak negatif bagi elektabilitas caleg dan nama partainya.

“Saya keberatan karena dalam pemberitaan itu tidak menjelaskan secara detail, menyebutkan daerah atau kabupaten mana yang ketiga partai itu dicoret. Berita semacam ini rawan dipolitisasi oleh lawan politik. Jujur saya merasa sangat keberatan,” ungkapnya, Sabtu (23/3/2019) malam.

Pemberitaan yang dinilai kurang berimbang itu, bahkan membuat heboh para caleg PKPI, masyarakat bahkan beberapa partai politik lainnya di Gumas. Bagi PKPI sendiri, ada empat daerah di Kalteng yang tidak bisa mengikuti Pemilu Serentak 2019, yakni Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Utara, dan Kapuas.

“Banyak sekali orang yang nanya, mulai konstituen hingga teman-teman di parpol lainnya. Mereka juga kaget dengan informasi itu. Makanya saya meminta kepada Kalteng Pos, agar segera mengklarifikasi apalagi tidak ada penjelasan maksud pada gambar informasi grafisnya,” tegas Heri A. Junas.

Pemberitaan miskin informasi semacam itu dinilai bakal membawa opini buruk di masyarakat. Sebab bakal menimbulkan kesan seolah-olah ketiga parpol tersebut dicoret diseluruh Kalteng.

“Saya katakan bahwa PKPI di Gumas tetap eksis, kepada pendukung kita di desa-desa agar lebih bijak menyikapi hal ini. Jangan sampai terpengaruh,” pintanya. (hms/srn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *