Gunung MasHeadline

Berbahaya !! Penyakit Ternyata Tuberkulosis Mudah Menular dan Mematikan

"Orang yang terkena penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala batuk terus-menerus, disertai menurunnya berat badan, kadang sesak napas, dan berkeringat di malam hari walaupun tidak sedang melakukan aktivitas," jelasnya, Selasa (14/5/2019).

FOTO : Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, dr. Maria Efianti.

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, dr. Maria Efianti mengatakan, Tuberkulosis alias TBC merupakan satu dari 10 penyakit mematikan di dunia.

“Orang yang terkena penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala batuk terus-menerus, disertai menurunnya berat badan, kadang sesak napas, dan berkeringat di malam hari walaupun tidak sedang melakukan aktivitas,” jelasnya, Selasa (14/5/2019).

Penyakit ini mudah menular dan menyerang saluran pernapasan utama manusia, yaitu paru-paru. Namun dapat juga menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak jika tidak diobati.

“Penyebab TBC adalah bakteri jenis Mycobacterium tuberculosis. Tanpa perawatan, bakteri bisa terbawa bersama darah dan menyerang ginjal, sumsum tulang, belakang, dan otak yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian,” katanya.

Menurutnya, beberapa waktu lalu pihaknya telah memulai pencanangan eliminasi penyakit Tuberkulosis di daerahnya. Program itu ditargetkan berlangsung hingga tahun 2025 mendatang.

“Ini merupakan salah satu program prioritas saat ini. Pemberantasan Tuberkulosis ini diharapkan memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Pencanangan tersebut merupakan suatu komitmen jangka panjang oleh semua pihak. Dirinya berharap, eliminasi Tuberkulosis yang sudah dilakukan dapat mengakhiri penyakit mudah menular dan berisiko kematian tersebut.

“Permasalahan ini bukan hanya ada di Gunung Mas saja, namun merata di wilayah lainya. Dimana tingkat pesakitan dan kematian Tuberkulosis menyebabkan pemberantasan penyakit ini menjadi program prioritas kesehatan,” ujarnya. (hms/srn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *