Gunung MasHeadline

Puskesmas Jadi Fasilitas Pertama Deteksi Dini Tuberkulosis

"Adapun langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan dalam mencapai target eliminasi tuberkulosis di Gunung Mas, yaitu mendorong Puskesmas menjadi ujung tombak deteksi dini pada kasus tuberkulosis," katanya, Sabtu (11/5/2019).

FOTO : Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Maria Efianti.

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Maria Efianti menuturkan, sejauh ini penderita penyakit tuberkulosis alias TB di daerahnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Adapun langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan dalam mencapai target eliminasi tuberkulosis di Gunung Mas, yaitu mendorong Puskesmas menjadi ujung tombak deteksi dini pada kasus tuberkulosis,” katanya, Sabtu (11/5/2019).

Selain itu, pihaknya juga bakal melibatkan peran serta memberdayakan masyarakat. Contohnya melatih para kader kesehatan tingkat desa.

“Keberadaan kader itu diharapkan, membantu petugas kesehatan dalam menemukan kasus secara dini dan menjadi pengawas minum obat,” ujarnya.

Selanjutnya, memfasilitasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun dengan menyediakan alat tes cepat molekuler (TCM). Alat ini sangat penting untuk mempermudah kerja tenaga medis mendiagnosa penderita tuberkulosis yang resisten obat.

“Kemudian kami juga akan menjamin ketersedian obat dan logistik tuberkulosis, mendorong upaya promotif dan preventif dengan penyediaan media KIE tuberkulosis,” sebutnya.

Pihaknya juga bakal mengkampanyekan temukan dan obati sampai sembuh pada Hari Tuberkulosis se dunia yang diperingati tiap tanggal 24 Maret.

“Kami juga melakukan bimbingan teknis terkait penanggulangan tuberkulosis, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng dan pemerintah pusat untuk membantu mengeliminasi tuberkulosis,” pungkasnya. (hms/srn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *