DPRD Gunung MasGunung MasHeadline

Lantaran Proyek Drainase, Pedagang Terpaksa Tutup Toko

"Karena saat ini sedang ada pembangunan drainase di sepanjang Jalan Mince Suan. Lantaran galian berada di depan komplek pertokoan, akibatnya para pedagang tidak bisa berjualan seperti biasa," katanya, Rabu (10/7/2019).

gerakkalteng.com – KUALA KURUN – Anggota DPRD Gunung Mas, Heri A. Junas mengatakan, sejak beberapa hari terakhir akses masyarakat di Jalan Mince Suan, Kota Kuala Kurun terganggu bahkan nyaris tidak dapat dilalui.

“Karena saat ini sedang ada pembangunan drainase di sepanjang Jalan Mince Suan. Lantaran galian berada di depan komplek pertokoan, akibatnya para pedagang tidak bisa berjualan seperti biasa,” katanya, Rabu (10/7/2019).

Dirinya berharap, proyek tersebut dikerjakan secara profesional. Sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Satu hal yang musti diperhatikan, yaitu jangan sekali-kali pihak kontraktor sampai mengkesampingkan kepentingan para pedagang di sana. Sebab mereka juga harus mencari nafkah,” tegasnya.

M. Husni (35) pedagang di Jalan Mince Suan menuturkan, sejauh ini pembangunan drainase di depan tokonya terus berlangsung. Hanya saja perkembangannya terkesan lamban.

“Andai saya memaksakan tetap berjualan meskipun di depan toko ada galian, namun tetap saja tidak ada yang mau belanja. Karena di sepanjang badan jalan penuh tumpukan material dan alat-alat proyek,” keluhnya.

Menurut hematnya, semestinya penggalian tanah tidak dilakukan sekaligus dari ujung ke ujung. Sehingga pedagang yang belum mendapat giliran pembangunan, masih bisa berjualan.

“Seharusnya digali per lima meter lebih dulu, setelah pekerjaan betonisasi selesai baru melanjutkan galian ke depan toko lain,” sebutnya.

Proyek pembangunan drainase di kawasan padat penduduk dan setral ekonomi masyarakat Kota Kuala Kurun tersebut juga minim penerangan saat malam hari.

“Seharusnya diplang peringatan, tumpukan material, lokasi pekerjaan hingga parkir alat berat selalu diterangi lampu. Sehingga masyarakat tahu di situ ada aktivitas, jangan sampai ada pengguna jalan yang celaka,” pungkasnya. (hms/srn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *