Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Tingkatkan SDM, Barsel dan BLK Samarinda Jalin Kerja Sama

“Selama ini tenaga kerja kita, hanya melamar sebagai tenaga kerja non skill, maka dari itu nantinya dengan adanya keterampilan dan sertifikat yang diperoleh dari BLK Samarinda ini, kita bisa mengurangi tenaga kerja skill dari luar daerah, dan bahkan bagi yang mampu dan berbeda bisa buka usaha sendiri,” tukasnya, Jumat (9/8/2019).

gerakkalteng.com – BUNTOK – Guna meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja lokal di Kabupaten Barito Selatan, Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat bakal menjajaki kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Provinsi KalimantanTimur.

Kepala Disnakertrans Barsel, Agus In’yulius mengatakan, penjajakan kerjasama yang dilakukan oleh pihaknya, adalah berupa pelatihan kerja dibidang perbaikan barang elektronik AC dan handpone, pengoperasian alat berat excavator, grader, vibro, supir truk dan maintenance alat berat.

Hal itu, dijelaskan pria yang pernah menjabat sebagai Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lamandau tersebut, merupakan upaya pihaknya untuk meningkatkan keterampilan bagi para calon tenaga kerja lokal di Barsel, agar mampu bersaing dengan para pencari kerja dari luar daerah.

Pasalnya, selain memang pekerjaan dengan keahlian dimaksud masih sangat jarang ditemukan di Barsel, sehingga harapnnya lulusan dari pelatihan tersebut bisa digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Barsel dan bahkan membuka peluang kerja baru

“Selama ini tenaga kerja kita, hanya melamar sebagai tenaga kerja non skill, maka dari itu nantinya dengan adanya keterampilan dan sertifikat yang diperoleh dari BLK Samarinda ini, kita bisa mengurangi tenaga kerja skill dari luar daerah, dan bahkan bagi yang mampu dan berbeda bisa buka usaha sendiri,” tukasnya, Jumat (9/8/2019).

Rencana kerjasama itu sendiri, diterangkan Agus, berawal dari keprihatinan pihaknya, yang mendengar keluhan calon tenaga kerja lokal di Kabupaten bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus tersebut.

“Saya sering mendengar keluhan mereka (pelamar kerjaan), yang mengeluhkan bahwa banyaknya pekerja skill dari luar daerah bahkan dari luar negeri. Padahal pas kita cek di lapangan, memang benar adanya, bahwa peralatan seperti mesin bubut dan alat berat itu, tidak ada calon tenaga kerja lokal kita yang bisa mengoperasikannya,” ceritakan Agus.

“Makanya dengan kerjasama ini, nantinya diharapkan banyak calon tenaga kerja lokal kita yang ketika melamar pekerjaan, siap ditempatkan sebagai tenaga kerja skill, bukan hanya sebagai Security atau apalah itu,” sebutnya menambahkan.

Selain itu, Agus juga menerangkan, bahwa saat ini Disnakertrans Barsel, juga tengah melaksanakan kerjasama pelatihan menjahit, teknologi pasca panen, komputer dan lainnya, dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BLK yang ada di Kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan.

“Kalau saat ini, kita sedang melaksanakan kegiatan pelatihan dengan Pemprov melalui BLK yang ada di sini, yaitu macam-macam, ada kursus menjahit, pasca panen dan lainnya,” akuinya. (Petu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *