DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Jabatan Strategis Full,Fraksi PKB Dianak Tirikan Di DPRD Kotim

SAMPIT, Gerakkalteng.com – Dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) ternyata dari 7 Fraksi yang ada dilembaga legislatif tersebut hanya fraksi Partai PKB yang tidak memegang posisi strategis dari beberapa total rangkaian alat kelengkapan dewan.

Berdasarkan penyampaian Ketua DPRD Kotim Dra Rinie dalam rapat paripurna baru ini disebutkan Komisi l DPRD, Ketua: Agus Seruyantara , dari fraksi PDIP
Wakil Ketua H.Abdul Kadir, dari fraksi Golkar sedangkan Sekretaris ada nama Hendra Sia, dari fraksi Perindo.

Di Komisi ll sendiri ada nama Hj Darmawati, dari fraksi Golkar,
Wakil Ketua Faisal Darmasing,PDIP
Sekretaris Juliansyah dari fraksi partai Gerindra. Di Komisi lll diketuai oleh H Sanidin, dari Gerindra
Wakil Ketua, H Suprianto, dari PKS dan
Sekretaris, H Bardiansyah dari fraksi PDI-P.
Lalu kemudian di Komisi lV, Ketua Dadang. H Syamsu SH, dari PAN, Wakil Ketua, H Ary Dewar dari Gerindra Sekretaris, Nadi Enggon fraksi Golkar.

Sementara itu berdasarkan SK yang ada untuk Badan Kehormatan sendiri di isi oleh
H.Ramli, dari partai Nasdem, Wakil ketua H.Bardiansyah dari fraksi PDIP. Lalu kemudian untuk Ketua Bapemperda dipegang oleh Handoyo J Wibowo, dari partai Demokrat.Wakil Ketua Hj.Darmawati dari Fraksi Golkar.

Dalam AKD itu sendiri Fraksi PKB hanya ditempatkan didalam Badan Anggaran itupun hanya sebagai anggota. Menanggapi hal ini Ketua Fraksi PKB DPRD Kotim M.Abadi S,pd saat dikonfirmasi wartawan Rabu (9/10/2019) mengakui pihaknya berlapang hati menerima kenyataan bahwa kader PKB tidak mendapatkan jatah Ketua Wakil Sekretaris didalam struktur AKD DPRD Kotim tersebut.

“Dengan Non jobnya Kader PKB Tidak apa-apa, kerna AKD ini di atur oleh 6 pimpinan partai besar yang berkoalisi berdasarkan informasi yang kami dapatkan, ini lah penyebab kenapa PKB tidak dapat jatah di tempat strategis tersebur, tapi itu hal yang wajar dan biasa dalam dunia politik,” Ujarnya Rabu (9/10).

Sedangkan dalam catatan, PKB merupakan Partai Pemenang Ke 4 di Pemilu dan partai pemenang Urutan ke 6 untuk tingkat Kotim, PKB juga mampu menambah 1 kursi dari 3 menjadi 4 kursi DPRD Kotim, bahkan PKB dipastikan berdiri fraksi snediri dengan jumlah kursi yang ada saat ini.

Namun demikian Abadi selaku kepanjangan partai PKB di lembaga dewan saat ini bersi kukuh akan terus memberikan sikap tegas seusai dengan amanah partai yang tujuannya mengutamakan kepentingan rakyat.

“Karena perlu kita ingat bahwa semua anggota dewan wajib menjalankan mandat dari masyarakat,silahkan pimpinan partai besar melakukan koalisi
tapi tanpa mengecilkan partai yang lain.Kami memang inginnya dari awal berdasarkan komunikasi yang dilakukan oleh sesama pimpinan partai ada keinginan untuk posisi jika memang tidak bisa Ketua ,minimal Wakil Ketua atau pun sekertaris di salah-satu (AKD) namun faktanya berbeda tapi inilah yang namanya kompromi dan realita politik,”Tukasnya.

Disisi lain Abadi menegaskan Fraksi PKB sendiri dalam hal ini akan terus mengawal jalannya roda pembangunan di daerah dengan dasar hak yang sama sebagai wakil rakyat yang wajib menjalankan amanah rakyat.

“Kami tetap komitmen, dan juga tentunya menyesuaikan, kami bekerja sesuai dengan perintah partai dan amanah rakyat,kita akan berusaha semaksimal kemampuan kami di fraksi, meskipun kami sadari saat ini kalah jumlah,” Tutupnya.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *