Kotawaringin Timur

Duet SAHATI Dinilai Sukses Membangun Kotim

Ketua Karang Taruna Kalteng,  Abdul Hafid, mengaku, pmbangunan Ikon Jelawat menjadi salah satu bangunan yang akan menjadi peninggalan pemerintahan era pasangan SAHATI. Pembangunan objek wisata kota di pinggir Sungai Mentaya itu sempat ditolak sejumlah pihak karena dinilai membuang-buang anggaran yang tidak sedikit.

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Hari ini, 17 Februari 2021 masa kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, H. Supian Hadi dan HM Taufiq Mukri berakhir. Selama dua periode memimpin Bumi Habaring Hurung (sebutan daerah Kotim red), capaian keberhasilan dalam berbagai pembangunan telah banyak dilakukan.

Ketua Karang Taruna Kalteng,  Abdul Hafid, mengaku, pmbangunan Ikon Jelawat menjadi salah satu bangunan yang akan menjadi peninggalan pemerintahan era pasangan SAHATI. Pembangunan objek wisata kota di pinggir Sungai Mentaya itu sempat ditolak sejumlah pihak karena dinilai membuang-buang anggaran yang tidak sedikit.

Namun, Kata Hafid konsep visioner Supian Hadi kini membuktikan, objek wisata ikon patung ikan jelawat yang merupakan maskot daerah ini, terbukti membawa dampak positif bagi sektor pariwisata. Ikon Jelawat kini menjadi kebanggaan dan banyak dikunjungi masyarakat lokal dan tamu yang datang.

Selain Ikon Jelawat, terang Hafid, ada pula bangunan lain yang akan menjadi peninggalan era SAHATI, seperti Taman Kota Sampit, Islamic Center, Bundaran Balanga dan bundaran lainnya di dalam Kota Sampit.

“Pembangunan jalan dari Desa Cempaka Mulia Timur Kecamatan Cempaga menuju Kecamatan Seranau juga akan menjadi catatan tonggak kemajuan dua kecamatan di kawasan seberang yaitu Seranau dan Pulau Hanaut yang selama ini tertinggal dibanding kecamatan lainnya karena terisolasi jalan darat,” bebernya.

Pembangunan memang tidak hanya dilakukan di perkotaan, tetapi juga menjangkau kawasan pelosok. Bahkan di akhir masa jabatannya dan dimasa pandemi Covid-19 ini, pasangan SAHATI masih membuat gebrakan dengan menggandeng 32 perusahaan besar swasta untuk membuka dan meningkatkan jalan ke desa-desa kawasan pelosok. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!