Palangka Raya

Wali Kota Perbaikan Infrastruktur Jalan Yang Rusak Dilakukan Secara Bertahap

JALAN PERUMAHAN : Kondisi salah satu jalan menuju kawasan perumahan yang perlu dilakukan perawatan secara fisik berupa pengaspalan.

PALANGKA RAYA ,GK-Banyaknya infrastruktur jalan, baik dalam kota maupun diluar kota termasuk infrastruktur jalan di pemukiman warga tidak ditepis olh Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia.
Menurut wali kota memang tidak sedikit infrastruktur jalan yang rusak, Mulai dari berlubang hingga rusak cukup parah, seperti jalan Sisingamangaradja yang kondisinya mendesak untuk dilakukan perbaikan.
“Pemerintah kota (Pemko) Palangka Raya, selalu memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang memang perlu perbaikan maupun perawatan. Upaya peningkatan dalam hal progres perbaikan telah dilakukan sebagaimana mestinya,”ungkap Riban, kemarin.
Menurut Riban , dalam lima tahun terakhir ini saja peningkatan infrastruktur jalan termasuk perbaikan jalan yang rusak dtelah dilakukan. Itu terlihat dari sejumlah fisik jalan yang sudah dikerjakan.
Terlebih kata dia, kian bertambahnya beban akan kebutuhan infrastruktur jalan yang layak lebih ditandai dengan tingginya mobilitas pengguna jalan maupun berkembangnya kawasan pemukiman masyarakat. Sehingga mau tidak mau kebutuhan infrastruktur harus terpenuhi pula
“Ketika kita membangun infrastruktur jalan di kawasan pemukiman yang baru, nah tentu material yang dikerahkan harus melalui jalur jalan yang telah tersedia. Ketika itulah jalan sebagai akses tersebut kerap menjadi tumbal kerusakan akibat tonasi yang begitu berat. Ibarat kata, membangun jalan yang baru, seiring dengan itu jalan yang dulu butuh perbaikan,”bebernya.
Berbicara soal infrastruktur baik jalan maupun infrastruktur lainnya di Kota Palangka Raya imbuh Riban, tidak luput dengan ketersediaan anggaran yang begitu minim. Dengan kenyataan itu, maka apapun bentuk infrastruktur yang ingin diprogramkan, baik membangun baru, rehap ataupun perbaikan dan perawatan maka semuanya akan dilakukan bertahap atau secara perlahan-lahan
“Sebut saja ketika pemerintah kota melakukan perbaikan infrastruktu jalan dalam kota, maka setidak-tidaknya 60 persen diantaranya sudah bisa dibenahi. Namun sisanya 40 persen perlu dilakukan perbaikanya secara perlahan-lahan. Ya, nanti bisa saja sisanya akan kita titip kepada pemimpin tahun depan,”tutup Wali Kota Palangka Raya dua periode tersebut, seraya mengatakan, masyarakat harus membangun pola pikir inovatif, ketika infrastrutur yang sudah dibangun mengalami kerusakan. Sehingga jangan hanya menunggu pemerintah melakukan perbaikan, tapi bagaimana bahu membahu memperbaiki sementara waktu sampai dengan ada penanganan lebih lanjut.sog

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *