DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Ribuan Rapid Test, Sedikit yang Reaktif

“Jumlah alat rapid test yang sudah terpakai  ada sekitar 2.906 unit, baik dari Labkesda milik pemerintah maupun pemeriksaan dari laboratorium milik swasta,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto, Kamis (18/6/2020).

Gerakkalteng.com – SAMPIT – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotawringin Timur telah melakukan rapid test massal terhadap warga di daerah itu. Dari ribuan warga yang sudah menjalani rapid diagnostic test (RDT), persentase reaktif virus corona cukup sedikit.

“Jumlah alat rapid test yang sudah terpakai  ada sekitar 2.906 unit, baik dari Labkesda milik pemerintah maupun pemeriksaan dari laboratorium milik swasta,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto, Kamis (18/6/2020).

Menurut Faisal, dari ribuan warga yang sudah dilakukan tes menggunakan RDT, persentase reaktif virus corona atau Covid-19 sedikit. Sekitar 91 orang saja yang reaktif Covid-19 dari ribuan warga yang menjalani tes tersebut.

Dia menambahkan, selain itu, hasil swab yang reaktif menggunakan RDT, tidak semuanya positif saat menajalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Rapid test dilakukan terhadap warga yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, dilakukan rapid test massal di seluruh pasar resmi yang memiliki izin pemerintah daerah. Faisal mengungkapkan, kunci pencegahan agar terhindar dari penyakit itu adalah menjalankan pola hidup bersih. Prinsipnya, yang harus dilakukan adalah dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Hal yang paling mudah, kata Faisal, masyarakat harus membiasakan diri untuk cuci tangan dengan langkah yang benar dan rutin. Langkah ini untuk membantu mencegah penyebaran beberapa virus dan kuman, termasuk corona virus.

“Bisa dibiasakan untuk cuci tangan pakai sabun, baik sebelum ataupun sesudah dari kamar mandi atau toilet,” imbuhnya.

Yang lebih penting lagi, terang Faisal, jaga jarak fisik atau pembatasan interaksi sosial (pysical distancing) sangat efektif menekan laju penyebaran Covid-19. (drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *