DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Kades Diminta Rangkul Lawan Politik

“Dalam rangka menjalankan roda kepemerintahan desa, saya minta kades yang baru dilantik agar dapat merangkul kembali lawan politik sewaktu pesta demokrasi pilkades lalu. Jangan sampai ada perselisihan atau dendam pribadi yang membuat terhambatnya pembangunan desa,” pinta bupati usai melantik 7 kepala desa di halaman Kantor Kecamatan Cempaga Hulu, Rabu (17/6/2020).

Gerakkalteng.com – SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi berpesan kepada seluruh kepala desa (kades) yang baru dilantik agar merangkul para lawan politiknya saat pemilihan kepala desa (Pilkades) beberapa waktu lalu. Hal itu harus dilakukan para kades terpilih demi kemajuan desa yang dipimpinnya.

“Dalam rangka menjalankan roda kepemerintahan desa, saya minta kades yang baru dilantik agar dapat merangkul kembali lawan politik sewaktu pesta demokrasi pilkades lalu. Jangan sampai ada perselisihan atau dendam pribadi yang membuat terhambatnya pembangunan desa,” pinta bupati usai melantik 7 kepala desa di halaman Kantor Kecamatan Cempaga Hulu, Rabu (17/6/2020).

SHD—sapaan Supian Hadi mengatakan, kepala desa merupakan ujung tombak demi kemajuan pembangunan desa. Oleh karena itu, kades terpilih bisa merangkul seluruh masyarakat demi kemajuan desanya sendiri.

“Jalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kalau hal itu dilakukan, maka roda pemerintahan desa berjalan dengan baik sesuai visi misi kades terpilih sewaktu pencalonan dulu,” tandasnya.

Bupati dua periode itu menambahkan, calon kepala desa yang tidak lolos pertarungan pilkades dulu agar bisa mendukung kepala desa terpilih. Karena semua memiliki tujuan yang sama yakni membangun desanya agar lebih baik lagi.

“Kepala desa yang dilantik hari ini (kemarin), saya minta berikan contoh yang baik kepada masyarakat. Maju dan tidak berkembangnya desa ada di tangan kepala desa,” tegas Supian.

Pada Rabu (17/6), ada 7 kepala desa yang dilantik di Kecamatan Cempaga Hulu. Sebelumnya, ada 7 kepala desa yang dilantik di wilayah selatan, dan 8 kepala desa di wilayah tengah sudah terlebih dahulu dilantik.

Pelantikan 43 kepala desa yang terpilih pada pilkades lalu dibagi 5 wilayah. Karena saat ini masih pandemi Covid-19, sehingga dilakukan protokol kesehatan agar tidak terpapar virus corona. Seluruh pelantikan di 5 daerah tersebut menggunakan protokol Covid-19, guna menekan mata rantai penyebaran Covid-19. (drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *