Kotawaringin Timur

Selama Pandemi, Angka Penggangguran di Kotim Cukup Tinggi

"Peningkatan jumlah pengangguran ini terjadi secara nasional, sebagai dampak terjadinya Covid-19," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotim, Ramadansyah.

GERAKKALTENG.com – SAMPIT Tingkat pengangguran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada 2020 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, jumlahnya mencapai 12.076 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan pada 2019 lalu, yakni 10.287 jiwa. Sehingga, mengalami peningkatan sebesar 17,39 persen.

“Peningkatan jumlah pengangguran ini terjadi secara nasional, sebagai dampak terjadinya Covid-19,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kotim, Ramadansyah.

Pandemi Covid-19 sendiri berdampak besar terhadap berbagai sektor usaha, sehingga tidak sedikit pegawainya yang dirumahkan atau diberhentikan, karena sejumlah perusahaan pendapatan yang dihasilkan sangat minim.

Hal tersebutlah yang membuat pengangguran mengalami peningkatan di 2020.

“Pengangguran didominasi dari lulusan pendidikan menengah atas dan perguruan tinggi. Kuat dugaan mereka yang menganggur tersebut dari kalangan ekonomi menengah-ke atas,” terang Ramadan.

Tingginya angka pengguran di kalangan tersebut, karena mereka cendrung menunggu pekerjaan yang sesuai, dibandingkan berwirausaha. Selain itu, Ramadan menjelaskan pada 2020 terjadi peningkatan jumlah PHK, yang relatif banyak terjadi pada pekerja dengan tingkat pendidikan menengah dan tinggi. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *