DPRD Kotawaringin TimurEDUKASI & RISTEKKotawaringin Timur

Saat Belajar Daring, Orang Tua Diminta Ikut Awasi Anak

"Saat ini penggunaan internet menjadi hal yang sangat penting untuk membantu para pegawai yang harus bekerja di rumah serta anak- anak yang program belajar dengan menggunakan sistem media online," kata Kepala Disdik Kotim, Suparmadi, Minggu (15/8/2021).

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur (Kotim) meminta orang tua melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya selama proses pembelajaran daring (online). Pasalnya, intensitas dalam penggunaan internet meningkat tajam di masa pandemi Covid-19.

“Saat ini penggunaan internet menjadi hal yang sangat penting untuk membantu para pegawai yang harus bekerja di rumah serta anak- anak yang program belajar dengan menggunakan sistem media online,” kata Kepala Disdik Kotim, Suparmadi, Minggu (15/8/2021).

Dalam hal ini orang tua siswa harus perlu mewaspadai ancaman dibalik ketergantungan menggunakan internet pada masa covid-19 ini. Hal ini mengharuskan para orang tua atau pengasuh anak selalu aktif dalam melakukan pendampingan dan membangun komunikasi positif dengan anak saat menggunakan internet, baik selama belajar di rumah maupun di luar rumah.

“Orang tua harus memberikan perhatian kepada anaknya. Selain itu, dapat melihat langsung kegiatan anak dan dapat mengarahkan anak apabila terlihat ada yang kurang atau keliru orang tua wajib mengarahkan,” kata Suparmadi.

Dia mengatakan, kewajiban orang tua di rumah juga dapat dilaksanakan langsung sebagaimana amanah undang-undang perlindungan anak.

“Yang terpenting di sini anak merasa diperhatikan dan disupport karena tetap harus ada jalinan kasih sayang atau timbal balik antara anak dan orang tua, yakni disebut hak dan kewajiban,” jelasnya.

Selain itu, secara psikologi perkembangan anakpun dapat terpantau secara baik oleh orang tua melalui adanya jika adanya pendampingan pada program pembelajaran di rumah.

“Orang tua bisa melihat sejauhmana perkembangan anak dalam belajar secara penuh, dan jika anak dalam proses belajar mengalami kesulitan di sinilah peranan orang tua bisa mengarahkannya dengan baik,” tandasnya.

Suparmadi mengaku, mempercayakan sepenuhnya kepada pihak sekolah terkait metode pembelajaran yang dipilih. Terpenting adalah pembelajaran tetap disampaikan dan memenuhi kurikulum yang berlaku.

“Mereka ada yang via media sosial seperti melalui Whatsapp dan ada juga melalui video konferensi melalui aplikasi Zoom. Kami serahkan sepenuhnya ke pihak sekolah pilihan metode pembelajaran yang dilaksanakan,” kata Suparmadi

Suparmadi menambahkan, tak menuntut teknik pembelajaran yang diterapkan. Menurutnya yang terpenting saat ini adalah pembelajaran tetap terlaksana, guru dan pelajar terhindar dari penularan Covid-19. (sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *