DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Bakal Sidak Jalan Umum yang Digunakan Perusahaan Sawit  

"Kita banyak menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait aktivitas PBS yang menggunakan jalan umum, untuk mengangkut hasil kebun sawit mereka. Selain itu, dalam rangka menegakan aturan pemerintah Nomor 22 Tahun 2009," kata Kurniawan. 

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Ketua Komisi  IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Kurniawan  Anwar, mengungkapkan, pihaknya waktu dekat akam melak-  sanakan inspeksi mendadak  (sidak), terkait penggunaan jalan umum yang turut dilintasi oleh perusahaan besar swasta (PBS)  dianggap melanggar aturan.

“Kita banyak menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait aktivitas PBS yang menggunakan jalan umum, untuk mengangkut hasil kebun sawit mereka. Selain itu, dalam rangka menegakan aturan pemerintah Nomor 22 Tahun 2009,” kata Kurniawan.

Politisi PAN tersebut menegaskan, PBS harusnya membangun underpass di atas lahan milik sendiri. Bu-  kannya menggunakan jalan umum yang dibangun oleh pemerintah.

“Secara aturan jika berinvestasi di suatu wilayah maka harus punya jalan khusus. Apalagi  ini jalan utama yang dilewati masyarakat tentunya akan sangat berbahaya bagi keselamatan mereka. Jadi harusnya tidak boleh melewati jalan umum,” jelasnya.

Kurniawan menjelaskan selama ini jalan umum yang digunakan perusahaan tidak ada yang  mengantongi izin penggunaan dari pemerintah sekalipun ada maka sudah barang tentu mereka  perusahaan ikut membantu terkait dengan pemeliharaan jalan.

 “Tidak ada mereka minta izin untuk melewati jalan. Saya kira belum  ada mereka bebas menggunakan jalan yang dibangun pakai APBD  dengan sesuka hati, karena itu dalam  hal ini Komisi IV akan menindak-  lanjuti secara serius” ungkapnya.

Kurniawan juga memastikan  Komisi IV DPRD Kotim sudah menjadwalkan sidak sekaligus melaksankan agenda monitoring  disejumlah titik jalan umum yang  santer digunakan perusahaan besar swasta (PBS) dalam mengankut  hasil kebun sawit mereka.

“Sudah itu juga sudah kami jadwalkan dalam waktu dekat ini kita akan turun kelapangan,  bersama pihak eksekutif dalam  hal ini Dinas Perhubungan dan PU,” ungkapnya.

Kemudian terkait perusahaan mana saja nantinya yang akan didatangi, Kurniawan memilih  merahasiakannya.

“Nanti saja kita ketemu dilapangan yang jelas ada banyak dan data-datanya sudah kami kantongi.

Hilir mudik angkutan sawit  di jalan umum juga berisiko meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Hal itu sudah kerap  terjadi, diduga dipengaruhi perilaku sopir dalam mengemudikan kendaraan besar itu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengakui, penggunaan jalan umum untuk aktivitas  angkutan buah kelapa sawit sangat rentan terjadi kecelakaan lalu lintas ketika terjadi apa-apa siapa yang  bertanggung jawab.

“Secara umum kita sangat welcome dan persilahkan berinvestasi namun juga dengan mematuhi regulasi dan aturan  yang berlaku dan juga tidak merugikan masyarakat,” Demikian  Kurniawan. (Ok/Sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *