DPRD KapuasHeadlineKapuas

Warga Kapuas Diminta Sadari Pentingnya Isolasi Mandiri

“Ini tugas kita bersama, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat," kata Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng ini.

FOTO: Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S Bahat.

gerakkalteng.com – KUALA KAPUAS –Menurut Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat penangganan Covid-19 adalah tugas berat yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Sehingga diperlukan kerjasama semua pihak, khususnya masyarakat di daerah itu.

Ben Brahim mengimbau, perlu aksi saling bahu membahu yang dimulai dari OPD sampai dengan tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, RW serta RT. Untuk bersama melindungi masyarakat dari bahaya virus corona.

Bupati Kapuas dua periode ini juga mengimbau, kepada seluruh camat dan lurah serta kepala desa agar menyampaikan kepada masyarakat untuk menghindari pengumpulan orang banyak seperti perkawinan, kegiatan agama, kumpul-kumpul dan lain-lain.

“Ini tugas kita bersama, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat,” kata Mantan Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng ini.

Selain itu, dia menegaskan, bahwa untuk sementara waktu masyarakat diminta melakukan pengisolasian diri secara mandiri. Hal ini untuk menghindari penyebaran virus corona sehingga Kabupaten Kapuas terbebas dari virus yang mematikan tersebut.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kapuas, Andres Nuah yang memimpin rapat evaluasi kegiatan Satgas Covid-19 Kabupaten Kapuas di Tenda Posko Jalan Maluku Kuala Kapuas, Senin pagi (30/3). Dengan agenda penyampaian laporan dan penjelasan dari masing-masing tim pelaksanaan tugas di lapangan.

Upaya-upaya yang sudah dan yang sedang dilaksanakan oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kapuas menangkal penularan Covid-19 di Kabupaten Kapuas, seperti sosialisasi kepada masyarakat secara langsung maupun melewati media cetak, elektronik, Online, Radio, Baliho, spanduk  serta Videotron.

Tim Satgas juga memberikan masker, vitamin dan penyemprotan disinfektan dari rumah ke rumah maupun tempat umum lainnya, yakni rumah ibadah, pasar serta perkampungan padat  penduduk dan melakukan pengawasan di perbatasan Kapuas-Banjarmasin serta Kapuas-Pulang Pisau dengan mendirikan posko serta penempatan personil. (SS3/AGG)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *