DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Genjot PAD Kotim Melalui Jasa KIR

"Kami melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan agar dapat meningkatkan PAD melalui KIR dengan melakukan pengadaan mobil kir keliling untuk pengujian kendaraan baik itu sepeda motor maupun angkutan perusahaan, sehingga PAD kita dapat meningkat dan lebih maksimal," ujar Kepala Bapenda Kabupaten Kotim Marjuki, Rabu (2/6/2021).

SAMPIT – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai koordinator pemungutan pajak daerah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan agar dapat meningkatkan PAD melalui KIR.

“Kami melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan agar dapat meningkatkan PAD melalui KIR dengan melakukan pengadaan mobil kir keliling untuk pengujian kendaraan baik itu sepeda motor maupun angkutan perusahaan, sehingga PAD kita dapat meningkat dan lebih maksimal,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Kotim Marjuki, Rabu (2/6/2021).

Menurutnya saat ini PAD Kabupaten Kotim belum bisa dikatakan maksimal karena pendapatan daerah belum bisa memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah ini, maka dari itu pihaknya meminta Dinas Perhubungan dapat meningkatkan PAD melalui mobil KIR keliling kedepannya.

“PAD kita di Dinas Perhubungan sekitar Rp 4 miliar lebih, dan Rp 1,5 miliarnya di dapat dari uji kir mobil, maka kami menilai pendapatan di sektor KIR ini dapat ditingkatkan dengan adanya mobil KIR  keliling untuk melakukan  jemput bola, sehingga PAD dari Dinas Perhubungan dapat meningkat lagi,” terang Marjuki.

Dirinya juga mengatakan dengan adanya mobil KIR keliling itu, juga dapat mempercepat pelayanan, selain itu juga pihaknya mendorong agar alat KIR mobil yang dimiliki Dinas Perhubungan juga dapat ditingkatkan lagi, karena pengujian KIR itu memakan waktu hingga 20 menit untuk satu mobil. Kalau ada alat yang memadai waktu bisa diefektifkan yaitu hanya 10 menit, sehingga kendaraan yang di uji coba bisa lebih banyak serta tidak terjadi antrian.

“Kami juga mendorong agar alat pengujian KIR itu juga dapat ditingkatkan, Kalau ada alat yang lebih cepat bisa saja dilakukan pengadaannya, sehingga antrian pengujian tidak terlalu lama, dan pendapat dari KIR itu dapat meningkatkan juga,” ucap Marjuki

Ia juga meminta agar Dinas Perhubungan mengusulkan mobil keliling pada angaran 2020 nanti. Dengan adanya mobil keliling dan alat penguji KIR diharapkan pelayanan bisa lebih cepat, sehingga pedapatan dari dinas tersebut juga dapat meningkat. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *