DPRD Kota Palangka Raya

Dewan Kota Ini Dorong Inovasi Pembelajaran Terus Dikembangkan

"dukungan orang tua menjadi sangat penting untuk mendukung aktifitas belajar. Sementara peran pendidik tetap menjadi kunci terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan bermakna," Kata Wahid Yusuf

 

Gerakkalteng PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) telah melakukan berbagai upaya dan penyesuaian, baik dari tingkat pusat hingga daerah. Inovasi berupa pembelajaran secara daring pun telah diimplementasikan, agar para peserta didik tetap bisa mendapatkan materi pendidikan dengan baik.

Seperti yang disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf bahwa harus terus diupayakan agar aktivitas belajar mengajar di berbagai daerah khususnya di kota cantik, baik secara online ataupun offline dapat terselenggara secara optimal dan dapat mendorong kemajuan potensi peserta didik.

“dukungan orang tua menjadi sangat penting untuk mendukung aktifitas belajar. Sementara peran pendidik tetap menjadi kunci terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan bermakna,” kata Wahid, selasa (4/8/2020).

Politisi muda asal Partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap inovasi pembelajaran diharapkan terus meningkatkan kreatifitas dan inovasinya agar aktivitas belajar tidak membosankan atau justru membebani peserta didik.

“Disinilah DPRD sebagai lembaga melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan tersebut. Khususnya sektor pendidikan yang banyak mengalami penyesuaian akibat pandemi ini,” ujarnya.

Guna melindungi siswa yang belajar dari paparan Covid-19, pemerintah telah menetapkan kebijakan belajar di rumah, sehingga dengan demikian aktivitas belajar dan mengajar yang semula tatap muka berubah menjadi aktivitas belajar jarak jauh secara daring.

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Baik segi kesehatan, prilaku sosial masyarakat, ekonomi dan pendidikan. Di sinilah pemerintah hadir dengan berbagai kebijakan, sebagai upaya agar kesejahteraan dan hak dasar masyarakat dapat terwujud.

“Untuk itu kita mendorong agar ada inovasi-inovasi dari instansi terkait agar anak didik kita bisa mendapatkan ilmu pendidikan, dimanapun mereka berada dengan kondisi apapun tanpa terkecuali,” bebernya menambahkan.

Pihaknya mengakui pembelajaran melalui daring memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari masalah akses teknologi informasi maupun berbagai pendukung penunjang lainnya. Masih ada beberapa daerah di wilayah yang memiliki keterbatasan akses internet, sehingga pembelajaran daring masih sulit dilaksanakan. pungkasnya.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *