DPRD Kotawaringin Timur

Miris, Wakil Rakyat Temukan Banyak Jalanan Rusak

“Saya sangat prihatin melihat kondisi desa di daerah ini yang minim infrastruktur sehingga pembangunannya juga lambat. Hal ini dikeluhkan warga akan minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap desa mereka,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim Muhammad Kurniawan Anwar, Jumat (25/2/2022).

GERAKKALTENG.com – SAMPIT – Saat melakukan kunjungan ke Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) anggota DPRD Kabupaten Kotim sangat prihatin atas kondisi infrastruktur di daerah tersebut.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi desa di daerah ini yang minim infrastruktur sehingga pembangunannya juga lambat. Hal ini dikeluhkan warga akan minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap desa mereka,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim Muhammad Kurniawan Anwar, Jumat (25/2/2022).

Menurutnya Banyak masyarakat pedesaan minim merasakan pembagian pembangunan yang seharusnya dilakukan secara merata sehingga warga di pelosok tidak merasa dikesampingkan, karena peningkatan infrastruktur masih menjadi harapan terbesar masyarakat di Bumi Hambaring Hurung.

“Dalam berbagai kesempatan seperti kunjungan kerja, reses, musyawarah perencanaan pembangunan desa, maupun momen lainnya, aspirasi masyarakat yang banyak disampaikan kepada kami, baik terkait terbatasnya infrastruktur di desa mereka,” ujar Kurniawan.

Dirinya mengatakan masyarakat Handil Sohor berharap desa mereka mendapat perhatian dalam pembangunan, terutama infrastruktur jalan, karena sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan dan ekonomi masyarakat desa. Menurut mereka sudah berulang kali mengusulkan peningkatan jalan tersebut, Tetapi usulan yang disampaikan saat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) belum juga terwujud.

Ia juga mengatakan memang pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini, tetapi pemerataan pembangunan harus tetap dilakukan dengan mengoptimalkan anggaran yang ada.

“Selain itu pemerintah daerah dapat menggali potensi lainnya seperti menggandeng dunia usaha melalui program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan agar dapat membantu perbaikan jalan desa yang manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat desa,” tutupnya. (tr/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *