DPRD Kotawaringin Timur

Tingkatkan SDM Produktif Melalui Bantuan Pendidikan

SAMPIT – Terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang bantuan pendidikan, Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangat setuju adanya bantuan pendidikan tersebut.

Terutama bagi anak yang tidak mampu, karena pendidikan merupakan salah satu faktor utama bagi pengembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu pendidikan diyakini mampu meningkatkan sumber daya manusia untuk menciptakan manusia produktif yang mampu memajukan bangsa.

“Sangat kita sayangkan jika tidak semua masyarakat dapat mengakses pendidikan secara layak dan merata, kami melihat masih tingginya angka putus sekolah banyak dipengaruhi oleh faktor ketiadaan ekonomi sehingga anak-anak banyak membantu orang tua untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya,” kata Riskon Fabiansyah, Kamis (28/7/2022).

Menurutnya peran Pemerintah Daerah menjadi sangat penting untuk dapat terlibat secara teknis bagaimana membantu keluarga yang tidak mampu, tetapi berprestasi untuk dapat melanjutkan Pendidikan dengan layak. Kebijakan ini sebagai ikhtiar untuk membangun rasa keadilan masyarakat dan pemerataan serta perluasan akses pendidikan bagi seluruh warga masyarakat Kotim tanpa kecuali.

“Bagi masyarakat dengan ekonomi tidak mampu, pemerintah daerah memberikan bantuan pembiayaan personal siswa atau mahasiswa sehingga dapat meringankan beban yang harus ditanggung oleh orang tua,” ujar Riskon yang juga anggota Komisi III yang membidangi masalah pendidikan.

Dirinya juga mengatakan bantuan pemerintah itu nantinya diharapakan mampu menurunkan angka putus sekolah, dan dalam jangka panjang sebagai investasi buat kemajuan daerah dengan tersedianya Sumberdaya manusia yang cukup untuk memenuhi kebutuhan SDM daerah dan itu tentu akan mengurangi resiko beban pemerintah terhadap kemiskinan dan pengangguran.

“Secara prinsip kami Fraksi Golkar mendorong Raperda ini sebagai bagian dari ikhtiar serius dari pemerintah daerah untuk memberikan rasa keadilan untuk memberikan akses kepada masyarakat Kabupaten Kotim secara luas untuk mendapat Pendidikan dengan tidak terkecuali,” ucap Riskon. (erk/bud

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!