DPRD KatinganKatingan

Penyusunan RKPD Harus Berkualitas Dan Lebih Produktif

FOTO : Dokumen KT - Bupati Katingan Sakariyas, saat membuka kegiatan konsultasi publik penyusunan rancangan awal RKPD, di aula kantor Bappelitbang Katingan, Selasa 25 Januari 2022.

KASONGAN – Bupati Katingan Sakariyas, mengigatkan agar penyusunan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Katingan harus dilakukan secara berkualitas dan lebih produktif.

Pasalnya, rancangan penyusunan tersebut merupakan upaya memperoleh saran atau masukan dari instansi/lembaga terkait maupun kelompok/organisasi/asosiasi kemasyarakatan/stakeholder lainnya dalam upaya memperkaya RKPD Kabupaten Katingan tahun 2023.

” Dengan demikian agar semua pihak konsisten mengikuti semua tahapan perencanaan dan penganggaran sesuai ketentuan perundang-undangan. Bagi Kepala perangkat daerah wajib dan harus memperhatikan indikator kinerja yang telah ditentukan dalam RPJMD dan Renstra OPD dalam menyusun Renja tahun anggaran 2023 sebagai tahun terakhir pelaksanaan RPJMD katingan periode 2018-2023,” jelas Bupati Katingan Sakariyas, saat membuka
kegiatan pelaksanaan konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD Kabupaten Katingan tahun anggaran 2023, di aula kantor Bappelitbang Katingan, Selasa 25 Januari 2022.

Mantan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kasongan ini, menambahkan penyusunan rancangan dalam hal penentuan progran dan kegiatan harus diarahkan kepada kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.

“Kemudian harus melakukan penghematan pada belanja pemerintah dengan memprioritaskan pada belanja-belanja yang bersifat wajib. Bagi semua kepala daerah yang memiliki target pendapatan asli daerah (PAD) agar bekerja keras untuk merealisasikannya,” Tegas Sakariyas.

Pengemar olahraga Bulu Tangkis ini juga meminta peningkatan investasi di daerah agar diarahkan dalam upaya mendorong pendapatan asli daerah dan mencari sumber-sumber pembiayaan lain.

” Saya juga meminta percepatan pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang mendukung pusat-pusat ekonomi/industri, infrastruktur pedesaan, khususnya untuk mengatasi keterisolasian wilayah pedesaan agar perekonomian masyarakat semakin berkembang,” pungkasnya.

(Anns/tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *