DPRD Gunung MasGunung Mas

Carles Frenky Bakal Manfaatkan Dana Aspirasi untuk Bangun Gereja

“Kalau dari aspirasi saya,  tahun ini melalui dana pokok-pokok pikian (pokir) selain membangun jalan juga untuk membangun fasilitas keagamaan yakni Gereja GKE Sinta di Jalan Perintis Tewah,” ucap Carles Frenky, Kamis (25/11/2021).

GERAKKALTENG.comKUALA KURUN – Menjelang akhir tahun anggaran 2021, kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunung Mas (Gumas) rame-rame melaporkan penggunaan dana aspirasi anggota dewan. Salah satunya Carles Frenky. Anggota DPRD Gumas ini mengaku bahwa dana aspirasi anggota dewan dipergunakan untuk membangun gereja.

Penggunaan dana aspirasi atau yang disebut usulan proyek pembangunan di daerah pemilihan (Dapil) berdasarkan usulan masyarakat yang ditujukan ke dewan. Dewan yang mengambilkan kebijakan untuk menganggarkan  usulan proyek. Tujuan usulan proyek pembangunan di Dapil untuk meningkatkan kesejahteraan.

Carles mengaku pada tahun 2021 ini telah menyalurkan aspirasinya untuk membangun fasilitas keagamaan khusus di daerah pemilihan (Dapil) III yakni berada di Jalan Perintis Kelurahan Tewah.

“Kalau dari aspirasi saya,  tahun ini melalui dana pokok-pokok pikian (pokir) selain membangun jalan juga untuk membangun fasilitas keagamaan yakni Gereja GKE Sinta di Jalan Perintis Tewah,” ucap Carles Frenky, Kamis (25/11/2021).

Lebih lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) mengatakan dana pembangunannya bersumber dari dana pokir yang nilainya ratusan juta. Dia berharap dengan bangunan tersebut dapat meningkatkan pelayanan kerohanian bagi masyarakat di wilayah setempat.

“Dana untuk pembangunan gereja itu sebesar Rp 770 juta dari aspirasi DPRD Gumas. Kami berharap dapat meningkatkan pelayanan kerohanian bagi warga Kelurahan Tewah khususnya,” ujarnya.

Carles mengakan saat ini perkembangan pembangunan gereja di Jalan Perintis Tewah itu sudah mencapai 75 persen lebih. Diharapkan tidak terlalu lama lagi tempat ibadah itu bisa dimanfaatkan untuk pelayanan.

“Kami berpesan agar masyarakat dapat menggunakan, menjaga, merawat dan jangan sampai disia-siakan. Karena pembangunan gerja itu memang untuk masyarakat,” ujarnya. (se/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!