DPRD Kotawaringin TimurHeadlineKotawaringin Timur

Anggaran Belum Ditransfer Jadi Alasan Sembako Belum Dibagikan

“Kami ingin menyampaikan dari rencana rasionalisasi anggaran sekitar Rp 31 miliar itu sudah kami siapkan Rp 10 miliar untuk membeli beras. Namun saat ini kita masih berusaha mencari solusi agar kekurangan anggaran ini bisa terpenuhi. Karena saat ini anggarannya masih belum ada atau masih di pusat,” ungkap Halikin.

gerakkalteng.comSAMPIT – Sekertaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur, H. Halikinoor memberikan tanggapan atas beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD H. Rudianur terkait wacana pembagian Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di 168 dan 17 Kecamatan di kabupaten setempat.

Seperti yang disampaikannya di tengah forum rapat lanjutan Rasionalisasi Anggaran yang dilaksanakan di kantor dewan pada Jumat (8/5/2020) sore, ketua tim anggaran eksekutif ini menjelaskan selain menyiapkan anggaran Rp 10 miliar pihaknya saat ini juga sedang mencari solusi lain untuk mencukupi berbagai kekurangan pada badan anggaran eksekutif tersebut.

“Kami ingin menyampaikan dari rencana rasionalisasi anggaran sekitar Rp 31 miliar itu sudah kami siapkan Rp 10 miliar untuk membeli beras. Namun saat ini kita masih berusaha mencari solusi agar kekurangan anggaran ini bisa terpenuhi. Karena saat ini anggarannya masih belum ada atau masih di pusat,” ungkap Halikin.

Disisi lain dia juga memaparkan pihaknya di eksekutif sudah berupaya agar anggaran dari pusat segera direalisasikan sehingga bantuan yang sudah diwacanakan tersebut bisa segera terakomodir.

“Rencananya duit 10 miliar itu untuk akan membeli beras, nanti kalau hasil petani di Desa Lampuyang panen langsung kita beli. Opsi lain kami juga akan mempertimbangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 30 miliar yang saat ini ada di Bank BRI, mudahan anggaran cepat di transfer oleh pusat,” tutupnya. (Drm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *