Barito SelatanHeadlineHukum dan Kriminal

Pemuda Buntok Ditemukan Tewas Tenggelam

Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah, SIK melalui Kapolsek Dusel, Ipda Ahmad Wira Wisudawan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Dediyanto, salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

gerakkalteng.com – BUNTOK – Nahas nian nasib Fitri Imam Santoso (22), pria yang kerap kali diketahui membantu warga mengatur lalu lintas di Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, layaknya seorang polisi lalu lintas (Polantas) itu ditemukan tewas tenggelam di Jalan Kelurahan, Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Kamis (7/5/2020).

Diceritakan oleh Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah, SIK melalui Kapolsek Dusel, Ipda Ahmad Wira Wisudawan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Dediyanto, salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Pada saat itu, sekitar pukul 16.00 WIB, sesaat baru keluar dari rumahnya, saksi Dediyanto melihat adanya sebuah sepeda yang biasa digunakan korban, nampak terbengkalai dalam sebuah parit di tepian jalan.

Melihat hal tersebut, saksi Dediyanto kemudian memeriksa di sekitar TKP. Benar saja, tidak jauh dari sepeda tersebut ditemukan seseorang sedang dalam keadaan tertelungkup di dalam air.

“Saksi kemudian melaporkan temuannya itu kepada Ketua RT setempat dan menelpon pihak Kepolisian sekitar pukul 17.00 WIB,” tutur Wira.

Sungguh sayang, ketika dievakuasi, Imam sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah berhasil dievakuasi, mayat pria yang dikenal sebagai Imam itu, kemudian dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Lanjut Wira lagi, diduga penyebab kematian korban adalah mengalami serangan epilepsi sesaat sebelum peristiwa nahas itu terjadi, sehingga menyebabkan korban tidak bisa mengendalikan dirinya saat terjatuh kedalam air di parit tepian jalan yang memang tengah dalam kondisi banjir tersebut.

Dugaan ini, dikuatkan dengan adanya keterangan dari orang tua korban, Bambang Sutejo, yang mengatakan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit epilepsi semasa hidupnya.

“Tadi pagi, Jumat (8/5/2020), korban sudah dimakamkan di TPU di Jalan Kartini, Kota Buntok,” terang Kapolsek. (petu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *