DPRD KatinganKatingan

Jelang New Normal, Bupati Katingan Ingatkan Warga Bisa Patuhi Protokol Kesehatan

Jika ini (protokol kesehatan) tidak kita patuhi, kita tidak akan bisa menerapkan new normal," kata Bupati Katingan Sakariyas.

KASONGAN – bUpati Katingan Sakariyas mengingatkan agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan, Hal ini disampaikan Bupati Katingan Sakariyas di hadapan warga Desa Tumbang Panggo, Kecamatan Tasik Payawan, Selasa (28/7/2020).

Hal ini disampaikan Bupati, karna katingan akan segera menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal.

Bahkan pemerintah Kabupaten Katingan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tahapan dan protokol kesehatan menjelang new normal.

“Jika ini (protokol kesehatan) tidak kita patuhi, kita tidak akan bisa menerapkan new normal,” kata Bupati Katingan Sakariyas.

“Protokol kesehatan yang harus bisa diterapkan yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tiga ini wajib dipatuhi seluruh masyarakat,”Tambahnya.

Dalam kehidupan baru ini kata Sakariyas, kegiatan masyarakat tidak dibatasi lagi. Artinya masyarakat sudah diperbolehkan melakukan berbagai kegiatan atau aktifitasnya sehari-hari. Termasuk ibadah di masjid, gereja, dan balai basarah.

“Silahkan, dengan catatan untuk rumah ibadah diharuskan menyiapkan tempat cuci tangan dan lainnya. Jadi ini kiranya dapat diketahui oleh seluruh masyarakat kita,” ungkapnya.

Berikutnya berkaitan dengan perkembangan Covid 19 di Kabupaten Katingan. Dia mengungkapkan, masih ada pasien atau warga Katingan yang dirawat karena positif Corona. Namun demikian, sudah banyak yang sembuh. “Mudah-mudahan pasien yang dalam perawatan ini juga sembuh. Harapan kita Katingan ini segera masuk ke zona hijau,” katanya.
Ditempat yang sama Camat Tasik Payawan Yansen mengungkapkan, selama ini beberapa desa di wilayahnya sebagian sudah melakukan rapid tes. Namun ada juga yang masih belum. “Mungkin dalam waktu dekat ini juga akan ada beberapa desa yang melakukan rapid tes. Untuk hasil sementara rapid tes di wilayah Kecamatan Tasik Payawan, semua non reaktif,” terangnya.

(Tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *