DPRD Gunung Mas

Dewan Yakin Pengunjung Tahura Terus Meningkat

”Meskipun mengalami penurunan pada tahun lalu, namun kami yakin di tahun 2021, jumlah pengunjung akan mengalami peningkatan,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan, Minggu (14/2/2021).

GERAKKALTENG.COM – KUALA KURUN – Di tahun 2020 lalu, pengunjung Taman Hutan Raya (Tahura) Lapak Jaru Kuala Kurun mengalami penurunan, jika dibandingkan pada tahun 2019 lalu. Penurunan pengunjung ini dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19.

”Meskipun mengalami penurunan pada tahun lalu, namun kami yakin di tahun 2021, jumlah pengunjung akan mengalami peningkatan,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan, Minggu (14/2/2021).

Dia mengatakan, keyakinannya ini didasarkan pada rencana yang telah disusun Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perhubungan (DLHKP) Kabupaten Gumas yang akan menyediakan fasilitas motor ATV, untuk pengunjung yang berwisata di Tahura Lapak Jaru.

”Kami mendukung penuh rencana itu dan sudah menyepakati anggaran untuk pengadaan motor ATV, yang diajukan oleh DLHKP Kabupaten Gumas,” tutur Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini berharap, dengan adanya motor ATV, akan dapat menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Tahura Lapak Jaru, yang merupakan satu-satunya tahura di Provinsi Kalteng.

”Kami mendukung upaya yang dilakukan untuk mengembangkan Tahura Lapak Jaru. Kami ingin tahura semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas, sehingga nanti bisa menarik wisatawan untuk datang berkunjung dan melihat kekayaan alam yang ada di sini,” ujarnya.

Dia menuturkan, keberadaan Tahura Lapak Jaru sangat berdampak positif bagi Kabupaten Gumas, karena ada banyak dana bagi hasil maupun dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat, yang bisa digunakan untuk pembangunan tahura.

”Kami berharap kedepan Tahura Lapak Jaru dapat menjadi pusat pariwisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini,” tegasnya. (hms/sog)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *