Barito TimurDPRD Barito Timur

Ketua DPRD Ikut Suntik Vaksinasi Tahap II

“Syukur alhamdulillah, sampai saat ini kita tidak merasakan gejala apa-apa dan sehat-sehat saja setelah divaksin untuk kedua kalinya," ujarnya.

FOTO : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Nur Sulistio mengikuti suntik vaksinasi tahap II.

Gerakkalteng.com – Tamiang Layang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Nur Sulistio harapkan, masyarakat turut serta mensukseskan Vaksinasi Covid-19.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Barito Timur, bersama-sama mendukung dan menyatukan pemahaman serta menyukseskan vaksinasi Covid-19, untuk memutus penyebaran virus Corona,” disampaikannya usai menjalani vaksinasi dosis kedua, di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, bersama beberapa pelayan publik lainnya, Sabtu (17/4/2021).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur, Nur Sulistio mengucapkan, sangat bersyukur karena vaksinasi Covid-19, yang ia jalani sejak pemberian vaksin dosis pertama, berjalan dengan aman.

“Syukur alhamdulillah, sampai saat ini kita tidak merasakan gejala apa-apa dan sehat-sehat saja setelah divaksin untuk kedua kalinya,” ujarnya.

Politisi Golkar tersebut berharap, hal ini hendaknya dapat meyakinkan masyarakat, bahwa vaksinasi Covid-19 ini aman. Sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin.

Selanjutnya, vaksinasi dosis kedua ini dilakukan setelah 28 hari penyuntikan vaksin dosis pertama pada 20 Maret 2021 yang lalu.

Dikatakannya, vaksin yang dilakukan ini sebagai salah satu upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Oleh karena itu, apabila pada saatnya nanti tim kesehatan melakukan penyuntikan, kami berharap masyarakat dapat mengikutinya,” harapnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Bartim untuk selalu mematuhi Prokes saat beraktivitas dengan menerapkan 5M.

“Mari semua masyarakat memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Barito Timur,” pungkasnya. (ags)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *