DPRD Kalimantan Tengah
Pembangunan Kalteng Harus Menyentuh Kebutuhan Rakyat

FOTO :Sirajul Rahman
GERAKKALTENG.com – Palangka Raya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sirajul Rahman, mendorong arah pembangunan Kalteng dapat lebih seimbang antara fisik dan sumber daya manusia (SDM).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera dari Dapil IV (DAS Barito) ini, indikator keberhasilan pembangunan bukan sekadar kemegahan gedung, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan keadilan dalam pelayanan dasar.
Sirajul menggaris bawahi bahwa ada beberapa sektor kritis yang memerlukan perhatian mendalam dari Pemerintah Provinsi Kalteng.
Sementara itu ia juga menyoroti soal pemerataan layanan kesehatan. Terutama ketimpangan medis yang masih terjadi di pelosok Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, akses pedalaman warga di daerah terpencil tidak boleh lagi kesulitan mendapatkan layanan medis dasar.
“Solusinya dengan memperkuat program Puskesmas Keliling, memastikan ketersediaan tenaga medis di desa, serta optimalisasi teknologi telemedicine,” ungkapnya, Selasa (3/2/2026).
Sementara itu bagi Sirajul, pendidikan adalah benteng moral dan kunci masa depan daerah. Untuk itu, pemerintah diminta tidak hanya fokus membangun gedung sekolah, tapi juga meningkatkan kualitas pengajaran agar SDM Kalteng kompetitif secara global.
“Pendidikan yang baik akan mencegah masalah sosial seperti kenakalan remaja dan kriminalitas di pedesaan,” ujarnya.
Disisi lain Sirajul juga menekankan bahwa infrastruktur tetap penting, namun harus yang memiliki kaitan langsung dengan ekonomi warga, seperti
urat nadi ekonomi pembangunan dermaga, akses air bersih, dan jalan tembus antar-desa (seperti di Desa Sekonyer dan Bahitom).
Efisiensi distribusi jalan dan jembatan yang baik harus mampu menurunkan biaya transportasi hasil tani/kebun guna meningkatkan daya beli masyarakat.
”Intinya, pembangunan harus menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Bukan sekadar proyek fisik. Fokus utama seharusnya adalah peningkatan kualitas hidup yang merata di seluruh wilayah Kalteng,” pungkasnya. (*/Pem)



