DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Rekomendasikan Pupuk Organik Demi Hasilkan Tanaman Sehat

“Makanya di Kelurahan Tanas Mas lalu kita adakan penggalakan tanaman yang cepat panen, yakni berbagai macam sayur dan ada juga jagung dan ini peluang untuk dijual di pasaran sangat laku dan cepat sekali,” jelasnya, Selasa (10/3/2020).

gerakkalteng.com – SAMPIT-Penggunaan bibit berkualitas memang sangat berpengaruh pada peningkatan hasil produksi. Benih atau bibit yang baik itu nantinya akan berpengaruh pada hasil panen yang dihasilkan. Diperlukan juga pupuk organi dan juga pestisida nabati yang tidak dapat dipisahkan dalam menanam bibit atau benih nantinya, menjadi nilai tambah khususnya bagi kelompok tani agar peningkatan hasil produksi pertanian bisa meningkatkan dan menghasilkan lebih banyak lagi.

Kadis Pertanian Kotim I Made Dikantara mengatakan, Balai Pelatihan Pertanian di beberapa wilayah di Sampit ini memang harus dioptimalkan, terpenting lagi yaitu mengadakan pertemuan dengan kelompok tani, mendengarkan apa saja keluhan dan kendala mereka yang ada di lapangan.

“Makanya di Kelurahan Tanas Mas lalu kita adakan penggalakan tanaman yang cepat panen, yakni berbagai macam sayur dan ada juga jagung dan ini peluang untuk dijual di pasaran sangat laku dan cepat sekali,” jelasnya, Selasa (10/3/2020).

Menurutnya, dengan banyaknya kelompok tani yang ada ini bisa memaksimalkan lahan yang ada. Sebab peluang bercocok tanam sangat menjanjikan di Kotim ini bisa memproduksi hasil sayuran dan buah-buahan lebih banyak lagi.

“Permintaan pasar di Kotim ini saya rasa sangat tinggi. Apalagi masyarakat Sampit ini banyak yang suka dan kemungkinan tidak bisa tanpa sayur satu hari pun,”ungkapnya.

Dirinya berkeyakinan berpeluang di Kotim bisa memproduksi hasil sayuran dan buah-buahan agar bisa dikirim ke luar daerah nantinya dari kelompok tani agar menanam sayur dan juga buah-buahan yang organik.

“Ini kan nantinya akan menghasilkan sayur atau buah-buahan yang organik pula dan ini salah satu cara bagi kita untuk memulai gerakan hidup sehat dengan memakan sayur yang serba organik nantinya,” harapnya.

Lanjutnya lagi, saat ini Kotim mencoba menanam baik itu beras dan juga hasil pertanian lainnya di mulai dari pupuk dan pestisida organik.

“Saya berharap dengan pola seperti ini nantinya masyarakat kita bisa sehat. Kita ingin tanaman yang ditanam itu tentu yang alami dan bebas dari zat kimia tentunya,” pungkas Made. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *