DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Ketua Fraksi PKB : Anggaran 11,3 Miliar Tidak Jadi Dipangkas Asal Diam-diam Apa Maksudnya?

Anggota DPRD Kotim Dari Dapil V M.Abadi yang juga merupakan Ketua Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur (Kotim).

SAMPIT, Gerakkalteng.com– Legislator asal Dapil V M.Abadi yang juga merupakan Ketua Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) geram dengan adanya upaya-upaya tidak transparan dari berbagai pihak baik oknum-oknum DPRD maupun eksekutif yang membahas rasionalisasi anggaran belum lama ini.

Dibincangi Jumat 24 April 2020 siang, Abadi juga menyayangkan sikap Ketua DPRD Kotim yang dinilai tidak menghargai interupsi anggota, atau perwakilan fraksi partai politik yang hadir pada rapat Kamis 23 April lalu tersebut.

“Saya selaku ketua Fraksi PKB DPRD Kotim sangat menyayangkan sikap ketua DPRD Kotim yang tidak memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan pendapat terkait hal masalah rasionalisasi anggaran tersebut,bahkan dalam SKB menteri dalam negeri dan menteri keuangan Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 Tanggal 9 April 2020,itu jelas bunyinya,” Pungkasnya Jum’at (24/4/2020).

Abadi juga menyampaikan pada point kedua belas sudah ditegaskan, dalam rangka memastikan pelaksanaan penyesuaian APBD Tahun anggaran 2020 pada (huruf B), DPRD kabupaten agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap proses penyesuain APBD tahun anggaran 2020 pada masing-masing daerah. Bahkan DPRD menurutnya mempunyai kewenangan dalam hal pengawasan dimana yang dimaksudkan untuk memberikan kontrol ketat pada rencana anggaran disaat musibah seperti sekarang ini.

“Kami merasa hak kami dari Fraksi PKB untuk berbicara sudah dirampas,karena tidak diberi kesempatan untuk berbicara ketika rapat bersama pihak eksekutif,” Ujarnya.

Dia juga menjelaskan Ketua tim anggaran eksekutif dalam rapat lanjutan Rasionalisasi Anggaran saat itu sempat menyampaikan berkaitan dengan anggaran 11,3 Miliar rupiah tidak akan dipangkas apabila mau secara diam-diam.

“Hal ini menurut kami bertentangan dengan hati nurani kami dari fraksi PKB, tugas kami mewakili rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk menjag marwah partai serta marwah lembaga ini yang juga kami sayangkan,” Tegasnya.

Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Halikinnor SH yang tak lain juga merupakans ketua tim anggaran dari eksekutif di konfirmasi tadi siang belum memberikan tanggapan terkait apa yang disampaikan oleh ketua Fraksi PKB Kotim tersebut.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *