HeadlineKalimantan TengahNasionalPalangka Raya

Mahasiswa UPR Raih Prestasi Tingkat Nasional

"Lomba Essay Online Mahasiswa Nasional tersebut, dilaksanakan secara online. Dimana para peserta yang mendaftar, hanya cukup mengirimkan karya ilmiahnya, dan penjurian pun dilakukan secara online," Ucap Elda sapaan akrabnya ini, Senin (13/4/2020) pagi.

FOTO : Elda Alyatikah mahasiswa jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya (UPR). 

gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Penyebaran wabah Virus Corona Disease (COVID-19) di Indonesia, tidak menjadi suatu halangan berarti untuk bisa berprestasi. Hal tersebut, dibuktikan oleh salah satu mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Palangka Raya (UPR), Elda Alyatikah.

Pasalnya, mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UPR Angkatan 2018 ini telah berhasil membawa nama harum UPR, dengan menjadi Juara Harapan 2 pada Lomba Essay Online Mahasiswa Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Bengkulu.

Meski, saat ini sebagian besar wilayah di Indonesia terpaksa menutup segala aktivitas yang melibatkan massa, demi memutuskan rantai penyebaran COVID-19. Mulai dari diliburkannya sekolah, berubahnya sistem perkuliahan dari tatap muka, menjadi serba online, bekerja dari rumah hingga ditutupnya berbagai fasilitas publik, tak menutup niat gadis belia yang duduk di semester 4 (empat) Jurusan Kimia FMIPA UPR ini, untuk berprestasi di kancah nasional.

Ketika dibincangi awak media, Elda Alyatikah menyampaikan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut ada sebanyak 40 orang, berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Lomba Essay Online Mahasiswa Nasional tersebut, dilaksanakan secara online. Dimana para peserta yang mendaftar, hanya cukup mengirimkan karya ilmiahnya, dan penjurian pun dilakukan secara online,” Ucap Elda sapaan akrabnya ini, Senin (13/4/2020) pagi.

Lebih lanjut Dirinya menuturkan, tranformasi sistem perkuliahan tatap muka, baik itu mahasiswa, dosen maupun civitas akademika, kini bertransformasi kedalam jaringan (daring) atau online, tak berarti menjadi kendala penghambat untuk kegiatan belajar mengajar, dan bisa berprestasi.

Meski, terkadang kendala menghampiri para mahasiswa, dosen maupun civitas akademika lainnya, seperti adanya gangguan jaringan, borosnya pemakaian kuota internet, gagap teknologi dan lain-lain.

“Adapun karya tulis ilmiah yang saya tulis, ialah potensi lokal Kalimantan Tengah, yaitu pemanfaatan lahan gambut terbakar sebagai material penangkap gas karbon dioksida, untuk mendukung penanggulangan pemanasan global yang merupakan salah satu aspek, dari Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Pemenang lomba tersebut, diumumkan melalui akun sosial media milik Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Bengkulu, yaitu Instagram @himatro_unib pada Sabtu, 11 April 2020 pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, ditempat terpisah, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswanya, Elda Alyatikah, atas keberhasilannya sebagai Juara Harapan 2 pada Lomba Essay Online Mahasiswa Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Bengkulu.

“Saya turut bangga, atas pencapaian prestasi mahasiswa kami tersebut. Meski saat ini wabah pandemi COVID-19 telah menyebar di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di seluruh wilayah Kalteng ini. Namun, mahasiswa kami masih bisa membawa nama harum almamater khususnya, dan nama baik Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya di kancah nasional,” Ungkap Dr Andrie yang juga sekarang juga menjabat sebagai Ketua Alumni KAGAMA Provinsi Kalteng tersebut.

Dr Andrie Elia juga mengatakan, adanya wabah pandemi COVID-19 yang telah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk pula di seluruh wilayah Kalimantan Tengah ini, mau tidak mau, suka tidak suka, baik dosen maupun mahasiswa terpaksa beradaptasi dengan sistem perkuliahan online ini.

Hal tersebut, dalam rangka penerapan ‘social dan physical distancing’, seperti yang dihimbau oleh pemerintah. Dimana, sistem perkuliahan di UPR telah bertransformasi, dari sistem tatap muka menjadi sistem daring atau online, sehingga menyebabkan menurunnya efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Akan tetapi, hal tersebut seharusnya tidak menjadi halangan, bagi siapapun untuk tetap produktif dan berkarya, meski berada di tengah-tengah pandemi COVID-19 ini. Terutama bagi mahasiswa, wabah virus Corona bukanlah hal yang tepat untuk dijadikan alasan tidak mencetak prestasi, ” Imbuhnya.

Sambung Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng tersebut, lomba ini diikuti oleh lebih dari 40 mahasiswa di perguruan tinggi se-Indonesia, dan UPR telah berhasil menduduki posisi ke-5 terbaik.

Hal ini menunjukkan bahwa UPR mampu bersaing dengan perguruan tinggi di luar sana, seperti Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret dan perguruan tinggi besar lainnya.

“Melalui prestasi tersebut, saya berharap ini juga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tetap produktif di tengah maraknya wabah virus Corona.” Pungkas Dr Andrie Elia. (YS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *