HeadlineKalimantan TengahNasional

ODP Covid-19 Kalteng Berkurang, Berikut Rinciannya

“Saya juga tak bosan-bosannya meminta kepada masyarakat Kalteng, agar dapat terus mematuhi berbagai anjuran pemerintah, terkait protap kesehatan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir," Pesannya.

gerakkalteng.com – PALANGKA RAYA – Perkembangan terakhir penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Kalimantan Tengah, per hari ini Kamis (7/5/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari Kamis (7/5) ada sebanyak 258 orang, berkurang 51 orang jika dibandingkan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 309 orang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bapak H. Sugianto Sabran. Lanjut Gubernur Kalteng ini mengungkapkan, dengan berkurangnya 51 orang berstatus ODP ini, menjadi suatu kabar baik, dalam percepatan penanganan COVID-19 di wilayah Kalimantan Tengah. Dengan berkurangnya jumlah ODP, semoga saja ini terus menuju ke arah yang lebih baik lagi.

“Saya juga tak bosan-bosannya meminta kepada masyarakat Kalteng, agar dapat terus mematuhi berbagai anjuran pemerintah, terkait protap kesehatan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir,” Pesannya.

H. Sugianto Sabran juga mengingatkan, kepada masyarakat Kalteng agar tetap tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Jangan bepergian, bila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Selalu menggunakan masker, bila berada di luar rumah dan tetap menjauh dari kerumunan, dengan tetap menerapkan sosial dan physical distancing.

“Karena, selain pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kalimantan Tengah, peran masyarakat juga sangat lah penting, yakni dengan cara mengikuti berbagai protap kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” Kata bapak H. Sugianto Sabran sembari mengingatkan seluruh masyarakat Kalteng.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian GTPPC-19 Kalteng yang juga selaku Plt. Kepala BPBD Provinsi Kalteng, H Darliansyah mengutarakan, jumlah ODP per hari Kamis (7/5) ada sebanyak 258 orang, berkurang 51 orang jika dibandingkan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 309 orang.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) per hari Kamis (7/5) tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 55 orang.

Kemudian, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 per hari Kamis (7/5) juga tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 188 orang. Jumlah pasien positif COVID-19 yang sedang dirawat per hari Kamis (7/5) tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 152 orang.

Lalu, untuk pasien sembuh per hari Kamis (7/5) juga tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada sebanyak 29 orang. Begitu pula pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia per hari Kamis (7/5) tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni ada 7 orangorang, tidak ada penambahan.

Yang sedang menjalani Rapid Tes per hari Kamis (7/5) ada sebanyak 655 orang, dengan hasil positif ada sebanyak 188 orang, negatif ada sebanyak 267 orang dan sedang diperiksa ada sebanyak 200 orang.

Untuk daerah yang berstatus zona merah COVID-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, per hari Kamis (7/5) tetap sama dengan hari Rabu (6/5) kemarin, yakni di Kota Palangka Raya.

Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Katingan, Pulang Pisau (Pulpis), Kapuas, Barito Timur (Bartim), Barito Utara (Barut), Barito Selatan (Barsel), Murung Raya (Mura), Seruyan, Lamandau dan Gunung Mas (Gumas), serta Sukamara yang merupakan daerah baru berstatus zona merah COVID-19.

“Data tersebut bersifat kumulatif, sehingga meskipun terdapat pasien sembuh jumlah pasien positif tidak berubah dan zona merah tidak berganti. Data ini juga bersifat dinamis, sehingga pada tiap hari akan berbeda.” Tutupnya. (YS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *