Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Persuasif Jadi Fokus Operasi Patuh Telabang 2020

“Artinya kita lebih mengutamakan memberikan imbauan kepada masyarakat dari pada penindakan hukum,” terangnya.

FOTO : Dimpimpin langsung oleh Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah, SIK operasi Patuh Telabang yang digelar sejak tanggal 23 Juli sampai dengan 5 Agustus Tahun 2020, resmi dilaksanakan.

gerakkalteng.com – BUNTOK – Kapolres Barito Selatan, AKBP Devy Firmansyah, SIK pastikan bahwa pelaksanaan kegiatan operasi patuh Telabang tahun 2020, lebih mengedepankan langkah persuasif.

Hal ini, disampaikan oleh Devy seusai memimpin apel gelar pasukan gabungan jelang operasi patuh Telabang 2020 di halaman Mapolres di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sababilah, Kecamatan Dusun Selatan, Rabu (22/7/2020).

“Artinya kita lebih mengutamakan memberikan imbauan kepada masyarakat dari pada penindakan hukum,” terangnya.

Namun, perwira polisi berpangkat dua melati ini juga menegaskan, apabila memang ada potensi kerawanan laka lantas yang disebabkan oleh kurangnya kelengkapan kendaraan, maka pihaknya akan tetap menindak tegas hal tersebut.

Contoh pelanggaran yang dimaksud, adalah berkendara tidak menggunakan helm, berkendara dimalam hari tidak menggunakan lampu, lampu zein tidak berfungsi, serta melakukan aksi kebut-kebutan dijalan.

“Jika terjadi seperti itu, dengan sangat terpaksa kita akan melakukan penindakan penegakan hukum!” tegas Devy.

Kepada masyarakat, mantan Kasubdit Tipidkor Polda Kalimantan Tengah ini juga menyampaikan imbauan, agar sebelum berangkat menggunakan kendaraan, para pengendara hendaknya memperhatikan kelengkapan kendaraannya, mulai dari spion hingga lampu zein serta surat menyuratnya.

Kemudian juga pengendara harus memiliki SIM, sebagai salah satu syarat terpenting bagi seseorang untuk bisa mengemudikan kendaraan bermotor, baik itu roda empat ataupun roda dua.

“Yang sudah mempunyai SIM masih bisa terjadi laka lantas, apalagi yang tidak memilikinya. Artinya yang bersangkutan belum cakap mengemudi,” ucap dia.

Selain itu, Devy juga menuturkan bahwa dengan masih adanya pandemi virus Korona (COVID-19) ini, ia juga mengingatkan dan terus mengedukasi masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan selalu menggunakan masker saaf berada di luar rumah.

Bahkan diakuinya, guna mendukung upaya penerapan protokol kesehatan di jalanan, Polres telah membuat marka jalan sosial distancing di setiap lampu merah yang ada di kota Buntok. Hal ini, dilakukan untuk menghindari penularan penyakit yang disebabkan oleh Sars Cov 2 itu.

“Saya juga meminta masyarakat saat beraktivitas diluar rumah tidak ada lagi yang tidak menggunakan masker,” ingatkan Devy. (HR/petu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *