DPRD KatinganKatingan

Apresiasi Kepada Pemkab Memfasilitasi Mesin Penghitung Porsi

"Semoga dengan mesin penghitung porsi itu dapat meningkatkan PAD di daerah kita, khususnya pendapatan di sektor rumah makan," harap Nanang kepada sejumlah, Kamis (19/11), di ruang lobby DPRD setempat.

Kasongan – Dalam rangka meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kabupaten Katingan, khususnya di
sektor pajak hotel dan restoran, kini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Katingan melalui Dinas Pengelolaan
Keuangan dan Aset Daerah (PKAD)
setempat memfasilitasi puluhan alat
(mesin) penghitung porsi di sejumlah
rumah makan dan warung makan di
Kabupaten Katingan.

Ide atau gagasan ini sangat diapresiasi
oleh Wakil Ketua (Waket) I Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah SP. “Semoga dengan mesin
penghitung porsi itu dapat
meningkatkan PAD di daerah kita,
khususnya pendapatan di sektor
rumah makan,” harap Nanang kepada
sejumlah, Kamis (19/11), di ruang
lobby DPRD setempat.

Ditanya tentang mesin yang konon
kabarnya sudah mulai dipasang di 20
buah rumah makan ini menurutnya
belum pernah melihat bagaimana
bentuknya. Bahkan, sistem ataupun
kerjanya. “Meskipun belum
pernah melihat barangnya dan cara
kerjanya, namun, jika mesin itu dapat
mengontrol jumlah porsi yang terjual
di masing-masing rumah makan,
cara kenapa kita tidak mendukungnya,”
ujar legislator Parpol berlambang
pohon beringin ini.
Intinya, meskipun disediakan mesin
penghitung porsi atau apapun
namanya di setiap rumah makan,
namun dirinya meminta kepada
instansi yang bersangkutan tetap
melakukan pengawasan ke semua
rumah makan yang ada di semua
wilayah kecamatan. “Sehingga, target
PAD yang Rp 75 hingga Rp 80
miliar/tahun bisa tercapai,” harapnya.
Selanjutnya, bicara tentang target PAD,
dengan kisaran antara Rp 75 miliar hingga Rp 80 miliar/tahun dimaksud,
secara jujur pula dirinya belum bisa
memastikan bisa tercapai.
Sebaliknya, lanjutnya, target tersebut
paling tidak dapat menggugah spirit
para PNS di instasi tersebut untuk
lebih giat lagi dalam melaksanakan
tugasnya. “Masalah tercapai atau
belum tercapai targetnya yang penting
kita jalankan dulu. Setiap triwulan
harus kita evaluasi,” ujarnya.
Dari hasil evaluasi itu nanti,
menurutnya bisa kita temukan kendala
ataupun penyebab belum tercapainya
target yang kita inginkan. “Intinya,
mari kita laksanakan terlebih dahulu.
Jika belum tercapai, mari kita evaluasi bersama,” ajak abggota dewan asal
dapil Katingan III yang meliputi
wilayah kecamatan Katingan Tengah
hingga Bukit Raya ini.

(Tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *