Kotawaringin Timur

Libatkan Ormas untuk Cegah Peredaran Narkoba

"Untuk memberantas dan pencegahan penyalahgunaan narkoba kita bisa melibatkan Ormas dan LSM di Kabupaten Kotim, terutama dikalangan para pelajar mereka bisa melakukan penyuluhan di setiap sekolah atau di luar sekolah, sehingga dapat mencegah generasi kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba," ujar Wim, Kamis (14/1/2021).

GERAKKALTENG.com – SAMPIT Peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur sangat memprihatinkan. Peredarannya merambah hampir ke semua kalangan. Bahkan beberapa hari lalu, ada oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Kesehatan Kotim ditangkap saat ingin mengirim narkoba dari Sampit ke Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Wim RK Benung mengatakan, Pemkab perlu bekerjasama dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam memberantas dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Untuk memberantas dan pencegahan penyalahgunaan narkoba kita bisa melibatkan Ormas dan LSM di Kabupaten Kotim, terutama dikalangan para pelajar mereka bisa melakukan penyuluhan di setiap sekolah atau di luar sekolah, sehingga dapat mencegah generasi kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar Wim, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, saat ini di Kabupaten Kotim ada Ormas yang bernama Sikat Narkoba yang dikhususkan memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan pegiat anti narkoba. Dengan adanya mereka diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat terlebih kepada siswa dan mahasiswa bahkan para ASN di Kotim.

“Kami sangat mengharapkan Ormas ataupun LSM dapat melakukan  sosialisasi di intansi pemerintah atau di sekolah guna mencegah bagi mereka yang belum pernah memakai narkoba, khususnya para pelajar dan mahasiswa mereka harus dibekali bahaya akan narkoba,” ucap Wim.

Dia mengatakan, Kesbangpol mendukung penuh kegiatan ormas dalam melakukan sosialisasi tentang bahaya akan narkoba. Kehadirannya dapat membantu pemerintah daerah dan kepolisian memberantas peredaran barang haram di Bumi Hambaring Hurung ini.

“Narkoba sudah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, karena angka kriminalitas di daerah bisa meningkat. kami sangat mengaprisiasi kepolisian dalam melakukan penangkapan terhadap para bandar narkoba didaerah ini, dan berharap Kotim dapat terbebas dari peredaran narkoba,” pungkasnya. (sog/agg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *